SIBERKALIMANTAN.COM - Rusia dikabarkan sukses melakukan uji coba rudal Satan-2 atau disebut rudal Sarmat pada Sabtu 19 November 2022.
Seperti dilansir Daily Mail, Senin (21/22), uji coba Rudal Sarmat ini menjadi yang kali kedua yang membawa hulu ledak nuklir sedangkan uji coba pertama dilakukan pada bulan April 2022 yang lalu.
"Uji coba sistem rudal RS-28 Sarmat yang dijuluki Negara barat dengan nama Satan 2 berhasil dilakukan dengan mampu mengenai target dengan kecepatan hampir 16.000 km per jam," Ujar Komandan Pasukan Rudal Strategis Rusia Sergei Karakaev seperti dikutip stasiun televisi militer Zvezda.
Namun, uji coba rudal Sarmat ini tidak diketahui pasti kapan dan di mana uji coba berlangsung.
Namun, pada awal November Presiden Vladimir Putin mengatakan militernya merencanakan uji coba untuk kali kedua satu rudal yang tak terhentikan yakni pada akhir tahun.
Sebelumnya, Rusia mengumumkan, rudal Sarmat-2 yang mampu membawa 15 hulu ledak nuklir sekaligus itu akan dikerahkan sepenuhnya ke militer pada akhir 2022.
Dengan kemampuan itu, menurut Daily Mail, Sarmat bisa melenyapkan Inggris Raya hanya dalam 6 menit meski berjarak sekitar 2.500 kilometer.
Sarmat pertama kali diuji coba pada 20 April lalu disaksikan secara langsung oleh Presiden Putin melalui konferensi video.
Dalam uji coba pertama, rudal sepanjang sekitar 40 meter itu meluncur dari silo yang berada di dalam tanah menghasilkan bola api sangat besar.
Proyektilnya terbang menjangkau hampir seluruh panjang bentang Rusia sekitar 5.700 kilometer dalam waktu sekitar 15 menit.
"Rudal tersebut mampu menembus sistem pertahanan apa pun," Kata Putin.
Pada bulan Mei yang lalu, mantan kepala Roscosmos Dmitry Rogozin, yang dianggap sebagai sekutu dekat Putin mengatakan bahwa hampir 50 rudal Sarmat yang sudah diproduksi massal dan akan segera digunakan untuk tugas tempur.