SIBERKALIMANTAN.COM, - Lebih dari sebulan banjir Sumatera, upaya penanggulan bencana masih terus dilakukan.
Bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari juga masih terus didistribusikan kepada warga yang terdampak.
Penyaluran bantuan agar merata pun menjadi PR bagi relawan maupun pemerintah karena sebagian besar terkendala akses yang sulit.
Momen perjuangan membagikan sembako kepada warga yang terdampak banjir pun turut dibagikan oleh akun Instagram @ummievinasution.
Dalam video yang diunggah pada Sabtu, 3 Januari 2026 itu menunjukkan kondisi pemukiman warga di Aceh dipenuhi dengan kayu-kayu pohon.
Banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 lalu memang menjadi sorotan karena turut membawa lumpur dan kayu gelondongan berbagai ukuran.
Kayu Dijadikan Jembatan Kecil
Video menunjukkan jalan aspal dan halaman rumah warga terhalang genangan air dan tumpukan kayu.
Jalanan yang lebih tinggi dari halaman rumah pun tampak rusak karena dihantam banjir bersama dengan kayu gelondongan.
“Dari mana ya bu kami mau ngasih sembako. Ibu naik ke atas dari mana jalannya? Ini sampai terangkat akar pohonnya,” ucap perekam video.
Salah satu relawan kemudian turun untuk memberikan sembako kepada warga dengan meniti puing kayu yang melintang.
Update Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Aceh
Sebanyak 18 kabupaten/kota yang memiliki total 202 kecamatan di Aceh terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di penghujung November 2025.
Data terbaru dari Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, korban meninggal dunia per 3 Januari 2026 sebanyak 542 orang.
Adapun warga yang masih dinyatakan hilang sejak bencana terjadi berjumlah 31 orang.