SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA — Hingga awal tahun 2026, virus influenza A (H3N2) subclade K atau yang kerap disebut super flu telah ditemukan di sejumlah wilayah di Indonesia. Penyakit ini merupakan varian dari virus influenza A tipe H3N2, tepatnya subclade K, yang dikenal memiliki tingkat penularan cukup tinggi.
Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Besar Syarif Idrus (TBSI) Kabupaten Kubu Raya, Dokter Asep Ahmad Saefullah, menyampaikan bahwa super flu sangat mudah menular karena penyebarannya melalui udara.
“Karena penularannya sangat mudah, yaitu lewat udara, maka semua kelompok masyarakat berpotensi tertular. Terutama kelompok yang memiliki daya tahan tubuh rendah seperti bayi dan anak-anak, lansia, serta ibu hamil,” ujar Asep 6/1/26.
Baca Juga: Doraemon Resmi Berakhir Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun Temani Minggu Pagi
Ia menjelaskan, masyarakat perlu segera mendapatkan penanganan medis apabila mengalami gejala flu berat, seperti sulit bernapas, demam tinggi hingga 40 derajat Celsius, sesak napas, nyeri dada seperti terhimpit, penurunan kesadaran, nyeri kepala hebat, dehidrasi, serta gejala yang tidak kunjung membaik dalam 3 hingga 4 hari.
Selain itu, masyarakat juga diimbau waspada jika mengalami gejala lain yang tidak biasa, seperti nyeri otot parah, nyeri sendi berat, dan kelelahan ekstrem.
“Jika mengalami gejala-gejala tersebut, segera bawa pasien ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” tegasnya.
Baca Juga: Serangan AS ke Venezuela Dinilai Langgar Hukum Internasional, Akademisi: Venezuela Negara Berdaulat
Sebagai langkah pencegahan, Dokter Asep menekankan bahwa vaksinasi flu menjadi cara paling efektif untuk menekan risiko penularan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk disiplin menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Langkah pencegahan yang dianjurkan antara lain:
Melakukan vaksinasi flu
Mencuci tangan secara rutin dengan sabun dan air mengalir
Menggunakan masker, terutama saat sakit
Menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit
Menjaga jarak dengan orang lain
Menggunakan hand sanitizer bila tidak tersedia air dan sabun
Artikel Terkait
Sebelum Didapuk Jadi Pelatih Garuda, John Herdman Pernah Punya Cerita Menarik dengan Sosok Ismael Kone di Timnas Kanada
Pemidanaan Zina di KUHP Baru: Delik Aduan dan Tantangan Kebebasan Privat
Pilkada Dipilih DPRD, Demokrasi Dipertaruhkan? Akademisi Tegas Menolak
Ferry Irwandi Bicara soal Pendidikan, Sebut Ada Hubungannya dengan Kemampuan Berpikir Kritis
Viral Banjir dengan Ketinggian Hampir Capai Atap Rumah Warga di Cilegon, Drainase yang Rawan Tersendat Jadi Sorotan
Posting Sekolah di Aceh yang Rusak Diterjang Banjir, Influencer Asal Sumatera Ini Ajak Anak-Anak Bisa Pahami Bedanya Sawit dan Pohon
PSSI Percayakan Mimpi Piala Dunia ke John Herdman, Sejauh Mana Sepak Terjangnya saat Tukangi Timnas Kanada?
Tim SAR Gabungan Cari Syaparden, Pria 43 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Melawi
Serangan AS ke Venezuela Dinilai Langgar Hukum Internasional, Akademisi: Venezuela Negara Berdaulat
Doraemon Resmi Berakhir Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun Temani Minggu Pagi