SIBERKALIMANTAN.COM, - Linimasa media sosial (medsos) sedang hangat memperbincangkan prestasi membanggakan yang datang dari siswa sekolah dasar (SD) asal Bandung, Natanael Wiraatmaja.
Sebelumnya diketahui, Natanael merupakan siswa kelas 3 SDK BPK Penabur Banda Bandung yang berusia 8 tahun yang sukses meraih peringkat kedua dunia dalam Grand Final Neo Science Olympiad 2025 di Orlando, Amerika Serikat (AS).
Capaian tersebut membuka kesempatan baginya untuk mendapatkan undangan khusus berkunjung ke markas NASA, sebuah pencapaian langka bagi pelajar seusianya di tingkat global.
Dalam unggahan Instagram @bushcoo, pada Minggu, 15 Februari 2026, keberhasilan Natanael didukung kebiasaan belajar yang rutin dan terarah, dengan matematika sebagai bidang yang paling ia tekuni.
"Kesempatan melihat langsung proses peluncuran roket menjadi pengalaman paling berkesan dalam perjalanannya," tulis postingan itu.
"Momen tersebut semakin menguatkan tekadnya untuk meniti karier sebagai ilmuwan di masa depan sekaligus membawa nama Indonesia semakin dikenal di dunia sains," tandasnya.
Berdasarkan penelusuran, sepanjang 2024-2025, Natanael telah mengoleksi 18 medali olimpiade sains tingkat nasional dan internasional.
Kini, publik dibuat takjub usai Natanael mendapat kesempatan langka menyaksikan langsung peluncuran roket di NASA.
Usut punya usut, ketertarikan Natanael terhadap sains telah terlihat sejak usia dini.
Baca Juga: PLN Pastikan Listrik Andal di Sanggau Jelang Imlek 2026
Eksperimen Kecil yang Disadari sang Ibu
Secara terpisah, ibunda Natanael, Novita Setiawan Lim sempat mengungkapkan minat sang anak terhadap sains telah muncul sejak taman kanak-kanak.
"Sebetulnya dari TK sudah kelihatan. Dia senang mencoba-coba eksperimen kecil, dari situ rasa ingin tahunya terlihat," ungkap Novita dalam pernyataannya di Bandung, pada Jumat, 6 Februari 2026.
Sang ibu menyebut, minat itu semakin berkembang saat Natanael duduk di kelas 1 SD dan mulai aktif mengikuti science club serta kompetisi.