Dari Aktivis Remaja Masjid di Pontianak, Mahrani Kini Pimpin Sekolah Indonesia di Jeddah

photo author
Samsul Cah, Siber Kalimantan
- Minggu, 8 Maret 2026 | 15:13 WIB
Mahrani, M.Pd, dipercaya menjadi Kepala Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) di Jeddah, Arab Saudi (Dok : Pribadi)
Mahrani, M.Pd, dipercaya menjadi Kepala Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) di Jeddah, Arab Saudi (Dok : Pribadi)

SIBERKALIMANTAN.COM – Perjalanan hidup seseorang sering kali dimulai dari hal-hal sederhana. Begitu pula dengan kisah Mahrani, M.Pd, seorang putra Pontianak yang kini dipercaya menjadi Kepala Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) di Jeddah, Arab Saudi. Tidak banyak yang tahu bahwa perjalanan kepemimpinannya justru ditempa sejak masa remaja di lingkungan masjid.

Sebagai kepala sekolah di SILN Jeddah, Mahrani memikul tanggung jawab besar. Ia harus memastikan anak-anak Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Jeddah dan sekitarnya tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas, meskipun berada jauh dari tanah air.

Tugas tersebut tidak hanya berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar. Di luar itu, Mahrani juga dihadapkan pada berbagai persoalan sosial yang sering dialami WNI di luar negeri.

Sebagian dari mereka bahkan berada dalam kondisi sulit, seperti berstatus overstayer atau tidak memiliki dokumen keimigrasian yang lengkap.

Baca Juga: puluhan Anak Meriahkan Lomba Mewarnai Ramadhan di Masjid Raya Mujahidin Pontianak

Dalam situasi yang kompleks tersebut, kemampuan mengelola sumber daya menjadi kunci utama. Dengan jumlah guru dan tenaga kependidikan yang tidak sedikit serta tantangan yang beragam, seorang kepala sekolah dituntut memiliki strategi, inovasi, dan kepemimpinan yang kuat.

Di bawah kepemimpinan Mahrani, SILN Jeddah berhasil menorehkan sejumlah prestasi memuaskan. Sepanjang tahun 2025, siswa-siswi sekolah tersebut berhasil meraih lebih dari 168 medali dari berbagai kompetisi ajang, mulai tingkat daerah hingga internasional.

Tak hanya itu, keberhasilannya juga terlihat dari pencapaian akademiknya. Sebanyak 83 persen lulusan tingkat SMA berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan beasiswa penuh.

Dibalik keberhasilan tersebut, Mahrani mengaku bahwa pengalaman memimpin dan mengorganisasi bukanlah sesuatu yang datang secara tiba-tiba.

Baca Juga: Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Ramah Kapuas Hulu

Justru, banyak pelajaran berharga yang ia peroleh dari aktivitasnya sejak remaja di Masjid Raya Mujahidin Kalimantan Barat.

Sejak duduk di bangku kelas 1 Madrasah Aliyah, Mahrani telah aktif menjadi anggota Remaja Masjid Mujahidin. Waktu remajanya tidak hanya dihabiskan di sekolah, tetapi juga di lingkungan masjid yang menjadi tempatnya belajar berorganisasi dan mengabdi kepada masyarakat.

Setiap sore hingga malam hari, ia sering berada di Masjid Raya Mujahidin untuk mengikuti berbagai kegiatan. Bahkan saat bulan Ramadhan tiba, hampir seluruh waktunya habis di masjid, hanya pulang sebentar untuk mengambil pakaian sebelum melanjutkan aktivitas.

Baca Juga: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjerat Skandal Dugaan Korupsi Outsourcing, Bermula dari Perusahaan Milik Suami dan Anaknya

Menariknya, hingga kini Mahrani tetap menjaga keterlibatannya di lingkungan masjid, meski telah memiliki keluarga dan kesibukan pekerjaan.

Ia mengungkapkan bahwa banyak remaja masjid yang aktif hanya di masa sekolah atau kuliah. Setelah itu, sebagian besar mulai meninggalkan kegiatan tersebut.

“Rata-rata remaja Mujahidin itu hanya aktif disaat masih sekolah atau kuliah, setelah itu mereka sudah tidak terlibat lagi,” ungkapnya.

Namun bagi Mahrani, masjid adalah tempat yang telah membentuk banyak nilai dalam hidupnya. Ia merasa tidak mungkin meninggalkan lingkungan yang telah menjadi tempat belajar sejak muda.

“Saya tidak mungkin meninggalkan Mujahidin karena saya belajar dari sana,” tuturnya.

Menurutnya, berbagai pengalaman yang ia peroleh di Remaja Masjid menjadi penting dalam perjalanan kariernya hingga saat ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Samsul Cah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X