nasional

Sempat Viral Wabup Aceh Tengah Nyaris Jatuh saat Gunakan Tali Sling, Warga Kecamatan Ketol Masih Sulit Akses Jalur Darat

Kamis, 1 Januari 2026 | 21:49 WIB
Warga Desa Burlah di Aceh Tengah menggunakan tali sling untuk mobilitas sehari-hari. (Instagram/dr.ilhamsyhputra)

SIBERKALIMANTAN.COM, - Akses jalur darat masih jadi PR bagi pemerintah pascabanjir dan tanah longsor yang menerjang Sumatera pada akhir November 2025 lalu.

Salah satunya untuk pembukaan akses sejumlah desa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah.

Warga Desa Burlah di Kecamatan Ketol bahkan masih harus menggunakan tali sling untuk mobilitas keluar masuk desa.

Tali Sling untuk Menyambung Hidup Sehari-hari

Akses darat yang putus karena banjir dan longsor, warga membuat alternatif jalan lainnya.

Penggunaan tali sling dipilih agar warga bisa menyeberangi sungai dengan arus yang deras di bawahnya.

Selain untuk menyeberang, tali sling tersebut juga digunakan warga mengangkut hasil panen yang akan dijual.

“Di sini, masyarakat bertahan hidup dengan menggunakan sling, untuk mengangkut logistik, membawa hasil tani baik itu cabai, durian,” dikutip dari unggahan akun Instagram relawan sekaligus dokter, @dr.ilhamsyhputra, pada Senin, 29 Desember 2025.

“Kondisinya sangat kacau, bahkan untuk recovery butuh waktu lama, masalah kesehatan juga harus diperhatikan,” lanjutnya.

Dalam video tersebut juga terlihat kondisi Desa Burlah yang penuh dengan kayu gelondongan beragam ukuran.

Rumah-rumah rusak, ambruk, hingga tertimbun lumpur yang mulai mengering.

Wabup Aceh Tengah Sempat Hampir Jatuh saat Gunakan Tali Sling

Momen viral Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, juga sempat ramai di media sosial ketika menyeberangi sungai menggunakan tali sling.

Insiden menegangkan dialami Muchsin saat salah satu tali sling pengikat kawat putus di tengah-tengah ketika menyeberangi Sungai Bergang yang ada di Desa Bergang, Kecamatan Ketol pada 24 Desember 2025 lalu.

Muchsin hampir terjatuh ke sungai dari ketinggian sekitar 10 meter di bawahnya.

Halaman:

Tags

Terkini