Salak Busuk dan Berbelatung, Viral Keluhan Wali Murid di Pekalongan soal Menu MBG Ramadan

photo author
Junarti Sari Kalsum, Siber Kalimantan
- Sabtu, 21 Maret 2026 | 23:53 WIB
Temuan belatung di buah salak MBG di Pekalongan. (Instagram/wiradesainfo)
Temuan belatung di buah salak MBG di Pekalongan. (Instagram/wiradesainfo)

SIBERKALIMANTAN.COM, - Beberapa waktu terakhir banyak beredar video mengenai keluhan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan saat Ramadan.

Kondisi makanan yang dianggap tak layak untuk dikonsumsi menjadi konten kritikan pada pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sering diunggah di media sosial.

Menu kering yang harusnya bisa dikonsumsi saat waktu berbuka puasa, justru sering ditemukan tidak bisa dimakan, salah satunya seperti yang terjadi di MBG Pekalongan, Jawa Tengah.

Baca Juga: Usai Viral Ditembak 'Rudal', 3 Toko yang Diduga Jualan Tramadol di Jaktim Dilaporkan Mulanya Berkedok Kosmetik

Temuan Belatung di Buah Salak

Tengah viral di media sosial video keluhan dari salah satu wali murid SD Negeri 1 Kepatihan, Wiradesa, Kabupaten Pekalongan tentang menu buah salak di MBG untuk hari Selasa, 10 Maret 2026.

“Tuh bu, ada belatungnya lho bu salaknya, banyak banget lagi (belatungnya), Ya Allah,” ujar perekam video, dikutip dari unggahan akun Instagram @wiraedesainfo pada Rabu, 11 Maret 2026.

Video tersebut juga menunjukkan warna buah salak sudah terlihat kecoklatan saat kulitnya dibuka dan belatung hidup yang bergerak.

Baca Juga: Mudik Tenang, Hati Senang! Simak Tips Aman Pulang Kampung ala Polres Kubu Raya

BGN Pekalongan Langsung Tindak SPPG Terkait

SPPG Kepatihan Wiradesa menjadi pihak yang bertanggung jawab atas makanan tidak layak untuk dikonsumsi tersebut.

Mengintip dari unggahan media sosial resminya, porsi besar pada hari Selasa, 10 Maret 2026 yang disediakan oleh SPPG Kepatihan adalah roti susu, susu, salak, dan tahu kres.

Sedangkan untuk porsi menu kecil adalah roti susu, susu, dan salak.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada respons dari SPPG Kepatihan, namun Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Pekalongan menyatakan bahwa mereka segera menindaklanjuti laporan.

“Sudah kami tindak lanjuti tadi setelah mendapat kabar,” tulis keterangan BGN Pekalongan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Junarti Sari Kalsum

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X