SIBERKALIMANTAN.COM, - Linimasa media sosial tengah ramai menyoroti insiden kecelakaan yang dialami Ani Maryati (51), pemotor yang tertabrak truk TNI Angkatan Darat (AD) di Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar).
Sebelumnya diketahui, peristiwa itu mengakibatkan korban tewas di lokasi kejadian dan sempat terekam kamera pengawas CCTV hingga viral di media sosial, pada Jumat, 3 April 2026.
Saat kejadian, korban meninggal dunia tersebut sempat dibonceng oleh Kartini (39) yang juga mengalami luka-luka.
Buntut dari insiden itu, kini pihak TNI AD akhirnya angkat bicara dan menjelaskan ihwal kronologi kecelakaan di jalanan wilayah Kaideres, Jakbar tersebut.
Lantas, bagaimana sebenarnya awal mula insiden kecelakaan maut itu menurut versi TNI AD? Berikut ulasannya.
Truk Dinas yang Antar Siswa SD
Dalam rekaman insiden yang beredar, korban berada di antara rombongan truk TNI yang tengah melintas di lokasi kejadian.
Perihal itu, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono mengklaim kendaraan tersebut merupakan truk dinas milik satuan Kima Menzikon/CRK Pusziad.
Donny menjelaskan, saat insiden, kendaraan dinas itu tengah mengantar siswa sekolah dasar (SD) untuk mengikuti kegiatan LDKS Pramuka menuju ke Cisarua.
"Perlu kami jelaskan bahwa kejadian tersebut melibatkan kendaraan dinas TNI AD dari satuan Kima Menzikon/CRK Pusziad yang pada saat itu sedang melaksanakan tugas membantu masyarakat," kata Donny dalam keterangan resminya, pada Minggu, 5 April 2026.
"Yakni mengantar siswa SDN 05 Kalideres untuk kegiatan LDKS Pramuka ke wilayah Cisarua, atas permintaan resmi dari pihak sekolah," paparnya.
Kronologi versi Kadispenad
Donny menuturkan, insiden kecelakaan maut itu terjadi ketika sepeda motor mencoba mendahului truk melalui sisi kiri.