“Pada saat itu memang menunya agak telat masuknya ke dapur sekitar pukul 01.00 WIB, hal itu sudah disortir oleh semua karyawan,” jelasnya.
Penyortiran itu, kata Athoullah dilakukan pada menu buah dan ikan bandeng tersebut.
“Menu yang tidak layak langsung kami buang. Mungkin karena ada salah satu ikan kurang layak yang terselip, sehingga akhirnya kecolongan,” lanjutnya.
“Semua disortir sebelum di-packing untuk antisipasi,” tuturnya.
Selanjutnya, evaluasi akan dilakukan dengan lebih memperhatikan kualitas menu dan penyortiran agar tidak ada kesalahan di masa depan.
“Untuk suplai bahan dalam prosedur itu mitra yang mengatasi, kepala SPPG itu terkait harga,” tandasnya.
*