nasional

Kondisi Aceh Tengah 2 Bulan Pascabanjir: Warga Kampung Jamat Krisi Air hingga Perpanjangan Masa Tanggap Darurat

Rabu, 4 Februari 2026 | 22:50 WIB
Warga Kampung Jamat, Aceh Tengah mengalami krisis air bersih dua bulan pascabanjir. (Instagram/serta_lia_gali)

SIBERKALIMANTAN.COM, - Krisis air bersih kini dihadapi oleh masyarakat di sebagian wilayah di Aceh.

Salah satunya adalah warga di Kampung Jamat, Kecamatan Linge, Aceh Tengah.

Dua bulan pascabanjir, para penduduk desa masih mengalami kesulitan mendapat akses air bersih untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut membuat warga bersama-sama berupaya mandiri untuk bisa mengalirkan air ke daerahnya.

Gotong Royong Warga Sambung Pipa Air

Terungkap dari unggahan video akun Instagram @serta_lia_gali, warga di Desa Jamat bergotong royong agar air bisa sampai ke rumah mereka.

“Kami disibukkan dengan gotong royong seperti hari ini, hari ke-61 pascabencana, kami masih berjuang mencari sumber air untuk dapat menetes ke rumah kami,” tulis keterangan unggahan, dikutip pada Jumat, 30 Januari 2026.

Diketahui bahwa momen gotong royong warga tersebut dilakukan pada Kamis, Rabu, 28 Januari 2026 lalu.

“Pipa air yang hari ini kami masih pasang bersifat darurat lantaran masih banyak kekurangan,” tambahnya.

Sambungan Pipa Air Sering Hanyut Dibawa Arus Sungai

Dalam video tersebut, tampak sejumlah warga memanggul pipa panjang dan tali sling hingga ke tengah sungai yang sedang kering itu.

Terungkap bahwa sebelumnya sudah ada pipa air yang terpasang, tapi sering hanyut saat sungai sedang meluap.

“Pipa yang sudah terpasang rentan sekali terbawa arus sungai. Jika air naik sedikit saja, pipa langsung terbawa arus sungai karena pipa yang melewati sungai terpasang tanpa tiang penyangga,” imbuhnya.

Aceh Tengah Masih Berstatus Tanggap Darurat

Meski Provinsi Aceh sudah mengumumkan transisi darurat ke pemulihan 90 hari mulai 29 Januari 2026 sampai 29 April 2026, Kabupaten Aceh Tengah kini masih berstatus tanggap darurat.

Halaman:

Tags

Terkini