nasional

Menyoroti Kasus Pembuangan Bayi di Bekasi: Terduga Pelaku Takut Diusir Orang Tua hingga Ancaman Bui 5 Tahun

Senin, 16 Maret 2026 | 04:31 WIB
Polisi sebut foto terduga pelaku pembuangan bayi di Bekasi Utara yang viral adalah hasil editan. (Instagram/humas_polsek_bekasiutara)

SIBERKALIMANTAN.COM, - Tengah viral di media sosial selama beberapa waktu terakhir mengenai kasus pembuangan bayi di Perumahan Tytyan Kencana, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, seorang wanita mengenakan kaos hitam dan celana biru terlihat membuang kantong plastik di tempat sampah.

Kasus tersebut ditangani oleh Polsek Bekasi Utara dan kini identitas terduga pelaku yang membuang bayi sudah dikantongi.

Baca Juga: Haru Biru Jelang Lebaran, Bupati Sujiwo Pastikan Rumah Baru Ibu Sarlina Siap Huni H-2 Idulfitri

Foto yang Beredar adalah Hasil Editan

Foto-foto yang viral di media sosial tersebut, kata Kapolsek Bekasi Utara, Tono Listianto dipastikan adalah hasil editan yang tak bisa merujuk pada identitas asli.

“Kita klarifikasi juga terkait foto-foto yang sudah menyebar di media sosial. Kita pastikan foto ini adalah hasil editan,” ucap Tono dalam keterangan resminya pada Senin, 9 Maret 2026.

“Dari analisa CCTV, kemungkinan teman-teman yang menyebarluaskan ini menggunakan editing untuk memperjelas karena CCTV-nya memang tidak jelas,” paparnya.

Mengenai identitas lainnya melalui penyidikan terbuka dan tertutup, polisi menyebut bahwa usia terduga pelaku adalah 19 tahun.

“Terduga pelaku berinisial N berusia 19 tahun, diduga keras melakukan perbuatan tindak pidana yang berkaitan dengan penelantaran orang atau dalam hal ini pembuangan bayi,” terangnya.

Baca Juga: Pantau Pembangunan Rumah Bu Sarlina, Bupati Sujiwo Pastikan Target Rampung Sebelum Lebaran

Motif: Takut Diusir Orang Tua

Mengenai motif perbuatan kejinya, Tono mengatakan bahwa terduga pelaku merasa takut dimarahi oleh orang tuanya.

Lebih lanjut, polisi menyebut bahwa ketakutan akan diusir dari rumah menjadi penyebab lain di balik tindakannya.

“Untuk motifnya, takut diomelin dan diusir dari rumah karena sebelumnya pelaku sudah pernah diusir oleh orang tuanya karena sering pulang malam dan tidak pulang,” ucapnya.

Halaman:

Tags

Terkini