Jelang Arus Mudik, Agus Sudarmansyah Anggota DPRD Kalbar Ingatkan Warga Cek Keamanan Rumah dan Hindari 'Panic Buying' BBM

photo author
Sudarsono Ocon, Siber Kalimantan
- Minggu, 15 Maret 2026 | 20:57 WIB
Agus Darmawansyah Anggota DPRD Prov. Kalbar Menanggapi Arus Mudik dan isu kelangkaan BBM
Agus Darmawansyah Anggota DPRD Prov. Kalbar Menanggapi Arus Mudik dan isu kelangkaan BBM

SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Agus Sudarmansyah, S.I.Pem., M.Si., memberikan sejumlah imbauan penting bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik lebaran tahun ini, Sabtu 14 Maret 2026. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dini sebelum meninggalkan hunian agar perjalanan terasa tenang dan aman.

Tiga Poin Utama Keselamatan Mudik

​Dalam keterangannya, Agus merinci tiga aspek krusial yang harus diperhatikan oleh para pemudik:

Baca Juga: Lima Periode di DPRD, Agus Sudarmansyah: Satu Tahun Kepemimpinan JIKIR Jiwo-Sukir Setara 20 Tahun Pembangunan

  • ​Keamanan Rumah Tinggal: Masyarakat diminta memastikan seluruh pintu dan jendela terkunci rapat. Selain itu, instalasi listrik, kompor gas, maupun kompor listrik harus dalam kondisi padam guna mencegah risiko kebakaran, serta memastikan keran air PDAM tertutup rapat.
  • ​Ketertiban Berlalu Lintas: Para pemudik diharapkan tetap mengedepankan etika berkendara dan tertib di jalan raya demi keselamatan bersama.
  • ​Larangan ODOL: Agus mengingatkan agar kendaraan tidak membawa muatan berlebih (Over Dimension Over Loading atau ODOL) yang dapat memicu kecelakaan fatal. "Utamakan keselamatan, baru yang lainnya," tegasnya.

Baca Juga: Sinergi Pemkab Kubu Raya dan Lanud Supadio: Dari Operasi Pasar Hingga Tempat Asrama Jadi Sentra UMKM

Stok BBM Terjamin, Masyarakat Diminta Tetap Tenang​Terkait fenomena panic buying BBM yang kerap terjadi menjelang hari raya, Agus meminta masyarakat untuk tidak khawatir secara berlebihan. Ia menegaskan bahwa stok BBM dipastikan aman oleh pemerintah hingga 30 hari ke depan pasca-lebaran tanpa ada kenaikan harga.

​"Sudah ada jaminan dari pemerintah bahwa BBM aman. Jadi untuk apa kita panic buying? Toh kalau kita menimbun di jeriken, paling hanya bertahan dua minggu," ujar Agus. Ia menyarankan agar masyarakat melakukan pembelian secara normal dan wajar seperti hari-hari biasanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sudarsono Ocon

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X