daerah

Ramadan Penuh Makna! Kapolsek Sungai Ambawang Bagi 58 Buku, Ajak Remaja Jauhi Balap Liar dan Narkoba

Jumat, 27 Februari 2026 | 13:35 WIB
Kapolsek Sungai Ambawang IPTU Reyden Fidel Armada, S.Tr.K., M.H., personel menggelar pembagian buku gratis sekaligus buka puasa bersama pengelola Rumah Baca.

Kapolsek juga mengingatkan filosofi the man behind the gun, bahwa secanggih apa pun alat atau teknologi, kualitas manusialah yang paling menentukan.

Hindari Perang Sarung, Balap Liar, dan Narkotika

Dalam kesempatan itu, Kapolsek menyoroti maraknya fenomena negatif di bulan Ramadan seperti perang sarung, balap liar, hingga mabuk-mabukan. Ia mengajak remaja menyalurkan energi dan keinginan tampil ke arah yang positif.

“Jangan sampai ingin terlihat menonjol justru terlibat tawuran atau tindakan melanggar hukum,” tegasnya.

Reyden juga memberi peringatan keras terkait bahaya narkotika, termasuk modus baru penyalahgunaan zat terlarang melalui cairan vape, makanan, minuman, hingga tembakau yang dapat merusak otak dan berujung kematian.

Selain itu, penggunaan handphone dan internet juga disorot. Menurutnya, kemajuan teknologi termasuk kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan secara positif, namun juga berpotensi disalahgunakan untuk menyebarkan hoaks atau manipulasi suara dan wajah.

“Gunakan teknologi dengan bijak. Jadikan Rumah Baca ini sebagai wadah diskusi, belajar, dan bertukar pikiran. Perbanyak kegiatan nyata seperti olahraga dan komunikasi langsung dengan keluarga,” pesannya.

Dorong Donasi Buku dari Masyarakat

Kapolsek juga secara terbuka mempromosikan keberadaan Rumah Baca Masyarakat Desa Jawa Tengah sebagai ruang literasi yang perlu didukung bersama.

“Kami mengajak masyarakat yang memiliki buku layak baca untuk disumbangkan ke Rumah Baca yang berlokasi di Jalan Trans Kalimantan Km 14 RT 001/RW 001 Desa Jawa Tengah. Sekecil apa pun kontribusinya, sangat berarti bagi masa depan anak-anak kita,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan pembagian buku yang digabungkan dengan buka puasa bersama ini merupakan langkah strategis Polri untuk membangun kedekatan emosional dengan masyarakat di tengah era digitalisasi.

“Remaja sering terjebak perilaku negatif karena kurangnya wadah. Rumah Baca ini adalah alternatif hiburan yang sehat dan edukatif, sehingga energi mereka tersalurkan secara positif,” jelasnya.

Harapan Tokoh Masyarakat

Tokoh masyarakat Karyadi mengapresiasi kehadiran Kapolsek dan berharap kegiatan serupa terus berlanjut.

Reyden juga meminta dukungan kepolisian untuk patroli malam guna mengantisipasi kebut-kebutan motor berknalpot brong yang mengganggu ketertiban warga.

Halaman:

Tags

Terkini