SIBERKALIMANTAN.COM, PONTIANAK – Menjelang arus mudik dan libur Idul Fitri 2026, Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak melaksanakan SAR khusus Lebaran terpadu 1447 H / 2026 yang berlangsung mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Operasi ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kondisi darurat selama periode mudik dan libur Lebaran.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, saat ditemui di Kantor SAR Pontianak pada Senin 16 Maret 2026, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel dan peralatan guna mendukung kesiapsiagaan selama operasi berlangsung.
“Dalam Operasi SAR Khusus Lebaran terpadu 1447 H / 2026 tahun ini, Kantor SAR Pontianak menurunkan personel yang disiagakan untuk mengantisipasi potensi kejadian darurat selama masa mudik dan libur Idul Fitri,” ujar I Made Junetra.
Baca Juga: MW KAHMI Kalbar dan MD KAHMI Kota Pontianak Buka Puasa Bersama di Rumah Walikota Pontianak
Selain personel di Kantor SAR Pontianak, sejumlah pos SAR juga turut diperkuat. Pos SAR Sintang, Pos SAR Kayong Utara, Pos SAR Ketapang, dan Pos SAR Sintete masing-masing menurunkan 8 personel guna mendukung pelaksanaan operasi di wilayah kerja masing-masing.
Untuk mendukung pelaksanaan operasi, berbagai sarana dan prasarana SAR juga disiagakan, di antaranya kapal RB 214, Rigid Buoyancy Boat (RBB), Rescue Truck yang dilengkapi Rubber Boat, serta peralatan pendukung lainnya.
“Seluruh personel dan peralatan kami siagakan selama periode operasi ini agar dapat merespons dengan cepat apabila terjadi kondisi darurat, baik di jalur transportasi maupun di kawasan wisata,” jelasnya.
I Made Junetra juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun berlibur, khususnya di kawasan wisata air seperti laut dan sungai, agar selalu mengutamakan keselamatan.
Baca Juga: Pastikan Kesiapan Listrik Jelang Idulfitri, GM PLN UID Kalbar Tinjau Masjid Raya Mujahidin
“Kami mengimbau masyarakat yang berlibur di wisata air, baik di laut maupun sungai, agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan keselamatan yang berlaku supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Ia menambahkan, apabila masyarakat mengalami atau mengetahui adanya kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan, dapat segera menghubungi call center 115 agar tim SAR dapat segera dikerahkan ke lokasi kejadian.
“Jika terjadi keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi 115 sehingga tim SAR dapat segera bergerak menuju lokasi untuk memberikan pertolongan secepat mungkin,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan Operasi siaga SAR khusus Lebaran terpadu 1447 H / 2026 ini, diharapkan kesiapsiagaan personel dan peralatan SAR dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat selama periode mudik dan libur Idul Fitri 2026.