nasional

BNPB Sempat Perkirakan Rp150 Juta, Sumur Bor di Aceh Ini Justru Dibuat dengan Biaya Rp15 Juta dari Bantuan Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:05 WIB
Menyoroti biaya pembuatan sumur bor untuk korban bencana di Sumatera yang disebut mencapai Rp150 juta hingga tuai sorotan publik di medsos. (Instagram.com/@undercover.id)

SIBERKALIMANTAN.COM, - Sebagian publik Tanah Air tengah ramai memperbincangkan terkait biaya pembuatan sumur bor untuk korban bencana di Sumatera yang mencapai Rp150 juta.

Sebelumnya, hal tersebut disampaikan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak dan Kepala BNPB, Suharyanto ke Presiden Prabowo Subianto saat rapat koordinasi pascabencana di Aceh Tamiang, pada Kamis, 1 Januari 2026.

Terkait hal itu, kini terdapat seorang warga di Aceh Timur yang mengungkapkan ihwal pembuatan sumur bor yang hanya mencapai Rp15 juta.

Terlihat dalam postingan itu, spanduk bertuliskan "Bantuan Sumur Bor untuk Korban Banjir" di sekitar tempat pembuatan sumur bor.

"Teman-teman ini sumur bor yang saya bikin untuk para pengungsi di Aceh Timur," kata seorang pria dalam video yang dibagikan ulang akun Instagram @undercover.id, pada Senin, 5 Januari 2026.

"Sumur bor ini dengan anggaran yang kita buat itu, Rp15 juta,” ungkapnya.

Pria itu menjelaskan, sumur bor tersebut berukuran 3 inci dengan kedalaman hampir 100 meter.

"Ini sudah siap pakai, bisa untuk cuci pakaian. ukuran sumur bor ini," tuturnya.

"Ukuran 3 inci dengan kedalaman 89 meter. Harganya Rp15 juta," sambung pria tersebut.

Pria itu lantas membandingkan hal tersebut dengan pernyataan KSAD Maruli yang sempat menyebutkan biaya hingga Rp150 juta.

"Katanya itu mencapai Rp150 juta, saya tidak tahu akan sebesar apa itu?" sebutnya.

"Tapi yang saya tahu, sumur bor yang paling besar ukuran 12 inci itu atau sebesar tiang listrik, itu harganya Rp100 juta," imbuh pria tersebut.

Kebutuhan Sumur Bor versi KSAD dan Kepala BNPB

Menilik ke belakang, sebelumnya, Presiden Prabowo sempat menanyakan rincian kebutuhan sumur bor ke KSAD Maruli Simanjuntak dan Kepala BNPB Suharyanto.

"Lengkap sampai keluar airnya?" tanya Prabowo saat rapat koordinasi pascabencana di Aceh Tamiang, pada Kamis, 1 Januari 2026.

Halaman:

Tags

Terkini