SIBERKALIMANTAN.COM, - Sebagian publik di media sosial (medsos) sedang ramai membahas reaktivasi kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial sebagai Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (BPJS PBI-JK).
Sebelumnya diketahui, reaktivasi PBI-JK ini adalah proses mengaktifkan kembali status kepesertaan BPJS agar pemiliknya dapat kembali memperoleh layanan kesehatan gratis.
Pada kenyataannya, kini viral pasangan lanjut usia (lansia) di Mantrijeron, Yogyakarta, yang harus rela mengantri berjam-jam demi bisa mendapatkan layanan tersebut.
Dalam unggahan Instagram @pandanganjogja, pada Kamis, 12 Februari 2026, disebutkan, pasangan suami-istri itu terlihat dalam antrian Mal Pelayanan Publik (MPP) di Balai Kota Yogyakarta.
"Mereka melakukan reaktivasi status BPJS mereka yang dinonaktifkan," demikian tertulis dalam laporan tersebut.
Rela Antre demi Bisa Kontrol Rutin
Agus Suwanto selaku suami, mengaku memiliki riwayat penyakit paru-paru.
"Iya tidak apa-apa," terang Agus.
"Saat tiba sekitar pukul 10.00 WIB, nomor antrean yang mereka dapat sudah sampai urutan 317," ungkap postingan tersebut.
Hal tersebut, menandakan waktu tunggu bagi pasangan lansia asal Jogja tersebut yang tidak sebentar.
Siap Tempur Berbekal Telur Ceplok
Pada kesempatan itu, Agus menceritakan pengalamannya mengantre panjang dalam mengurus reaktivasi BPJS PBI itu.
Karena memperkirakan harus mengantre berjam-jam, keduanya membawa bekal sederhana berupa telur ceplok dari rumah.