SIBERKALIMANTAN.COM, PONTIANAK - PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pontianak meraih Juara Harapan II dalam Lomba Video Safety Induction Antarperusahaan se-Provinsi Kalimantan Barat. Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Y. Antonius Rawing, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, didampingi Ahmad Priyono, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat. Acara penganugerahan berlangsung di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis 12 Februari 2026.
Dalam laporannya, Ahmad Priyono menegaskan bahwa peringatan Bulan K3 merupakan momentum strategis untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap norma keselamatan dan kesehatan kerja di seluruh sektor usaha. Upaya tersebut, kata dia, penting untuk menjamin perlindungan tenaga kerja sekaligus menekan risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.
Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2026 mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”. Tema ini menekankan pentingnya pengelolaan K3 secara menyeluruh melalui pendekatan ekosistem yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, pekerja, akademisi, asosiasi profesi, hingga media.
Lomba Video Safety Induction yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat tersebut diikuti oleh 70 perusahaan dari berbagai sektor usaha. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan budaya keselamatan dan kesehatan kerja secara berkelanjutan di lingkungan dunia usaha.
Baca Juga: Guru Jadi Garda Terdepan Tangkal Neo-Nazi dan White Supremacy di Lingkungan Sekolah
Manajer PLN UP3 Pontianak, Shofwan Juniardi, mengatakan bahwa capaian tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjadikan keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional.
“Penghargaan ini bukan semata prestasi, melainkan cerminan komitmen kami dalam membangun budaya keselamatan kerja yang kuat dan berkelanjutan. Keselamatan jiwa manusia adalah nilai yang tidak dapat ditawar,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat, Maria Goretti Indrawati Gunawan. Ia menegaskan bahwa penerapan K3 yang konsisten merupakan fondasi penting dalam menjaga keselamatan pegawai sekaligus mendukung keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.
“Tidak ada yang lebih penting dari keselamatan jiwa manusia. Budaya keselamatan yang terinternalisasi dengan baik akan memastikan operasional kelistrikan berjalan andal, aman, dan berkelanjutan,” katanya.
Dengan raihan tersebut, PLN UP3 Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan implementasi K3 di seluruh lini organisasi. Pencapaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh insan PLN dalam mewujudkan lingkungan kerja yang selamat, sehat, dan bebas dari kecelakaan kerja. (*)
Artikel Terkait
FKUB dan DPD LDII Pontianak Gelar Penguatan Kerukunan dan Moderasi Beragama
Pelantikan Bersama IDI, PERDOKHI, dan PDTDI Kalbar, Asep Ahmad Saefullah Resmi Pimpin PERDOKHI Kalimantan Barat
Syariful Hidayatullah Terpilih sebagai Koordinator Pusat Forum Koordinasi BEM se-Kalimantan Barat
Guru Jadi Garda Terdepan Tangkal Neo-Nazi dan White Supremacy di Lingkungan Sekolah
BAKORDA HIPMI PT Kalbar Periode 2026–2028 Resmi Dilantik, Wagub Dorong Pengusaha Muda Jadi Pemeran Utama
Pencarian Dua Anak Tenggelam di Sungai Kapuas Masih Berlangsung, Satu Korban Ditemukan
Bupati Kubu Raya Dampingi Anggota Komisi V DPR RI Tinjau Pembangunan Jalan Lingkar Desa Durian–Pasak
Dua Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Tim SAR Gabungan
Titik Karhutla Kembali Muncul di Kabupaten Kubu Raya, 20 Personel Diterjunkan
Ketua DPRD Pontianak Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang Imlek, Cap Go Meh dan Ramadhan di tahun 2026