SIBERKALIMANTAN.COM, - Kebakaran besar melanda kawasan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Mustika Jaya, Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu, 1 April 2026 malam.
Kobaran api di SPBE Bekasi itu berhasil dipadamkan setelah penanganan selama kurang lebih 5 jam, pada Kamis, 2 April 2026 dini hari.
Dalam video unggahan Instagram @jktinfo, pada hari yang sama, terlihat besarnya api yang bersumber dari kawasan SPBE Cimuning, Bekasi itu hingga merembet ke pemukiman warga.
"Kebakaran besar melanda SPBE dan sejumlah rumah warga di Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat," tulis postingan itu.
Hal tersebut, sontak menuai sorotan sebagian publik di media sosial ihwal penyebab kebakaran besar pada Stasiun Pengisian Elpiji di Bekasi.
Baca Juga: 10 Korban Berhasil Dievakuasi usai Insiden Ledakan Dahsyat di SPBE Bekasi Timur, Ini Kronologinya
Perihal itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi kini telah mengungkap dugaan penyebab kebakaran. Berikut ini ulasannya.
Dugaan Sementara: Arus Pendek Listrik
Secara terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi, Heryanto menyebut dugaan sementara penyebab kebakaran, yakni berkaitan dengan arus pendek listrik.
"Dugaan sementara adalah adanya arus pendek listrik yang kemudian menyebabkan kebakaran dan meluas ke seluruh area,” ujar Heryanto dalam keterangan resminya, pada Kamis, 2 April 2026.
Heryanto menyebut, titik awal kebakaran diduga berasal dari dalam area SPBE.
Bahkan, sebelum api membesar, sempat terjadi 1 kali ledakan saat proses pengisian mobil tangki gas.
Baca Juga: Lantik 55 ASN, Wakil Bupati Kubu Raya Tekankan Pentingnya Kedisiplinan dan Pelayanan Publik
100 Personel Diterjunkan
Dalam insiden ini, Heryanto menjelaskan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 20.00 WIB dan langsung mengerahkan tim ke lokasi.