opini-artikel

Usai Viral Polemik 'Cukup Aku WNI, Anak Jangan', Arie Kriting Ingatkan Publik Agar Tak Boleh Semudah Itu Berkhianat

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:04 WIB
Menyoroti penuturan komika, Arie Kriting ihwal polemik yang membayangi anak bangsa hingga sempat viral di medsos. (Instagram.com/@arie_kriting)

Arie lantas mengingatkan publik agar tidak mudah untuk beralih melupakan tanah kelahiran demi pergi ke negara lain.

"Hanya karena di negara ini banyak masalah, bukan berarti boleh semudah itu berkhianat," terangnya.

"Anakku tidak apa-apa terus menjadi WNI, kudoakan semoa dia bisa membawa bangsa ini kepada masa yang lebih baik dari sekarang," tambah Arie.

Berkaca dari hal itu, Arie lantas menyinggung kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang siswa SMP di Maluku oleh anggota Brimob.

Arie Kriting: Sedih Hatiku

Dalam pernyataan yang sama, Arie menyinggung seorang anak sekolah yang masih berusia 14 tahun, namun kini telah meninggal dunia dalam kasus dugaan penganiayaan di Maluku.

"Seorang pelajar, usianya masih 14 tahun, kepalanya remuk, dipukul, lalu tersungkur di atas tanah Maluku, nyawanya terenggut," paparnya.

"Sedih hatiku," sambung Arie Kriting menggambarkan perasaan hatinya.

Terkait insiden itu, Arie lantas berharap agar kejadian serupa tidak terulang, dan mendoakan agar para prajurit di Tanah Air, senantiasa diberikan kelembutan hati.

"Tuhan, lembutkan hati para ksatria kami, jadikanlah kekuatan dan senjata mereka untuk melindungi anak-anak bangsa ini," tandasnya.*

Halaman:

Tags

Terkini