SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Menyambut bulan suci Ramadan, Polres Kubu Raya meningkatkan pengamanan di sejumlah titik rawan guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Fokus utama pengawasan adalah aksi balap liar yang kerap muncul pada jam-jam rawan, terutama menjelang sahur dan usai salat tarawih.
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, menegaskan pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk bergerak cepat mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
“Sebelumnya kami sudah mengumpulkan Kapolsek daratan di wilayah hukum Kubu Raya untuk mengantisipasi adanya balap liar di jam-jam rawan selama Ramadan,” ujar Kapolres.
Menurut AKBP Kadek Ary Mahardika, patroli akan dilakukan secara intensif dan terjadwal, menyasar ruas-ruas jalan yang selama ini kerap dijadikan lokasi balap liar oleh sekelompok remaja.
“Kami sudah mengatur waktu dan pola patroli di jam-jam rawan, terutama menjelang sahur dan setelah tarawih. Langkah ini untuk mencegah aksi balap liar yang bisa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Kapolres memastikan, pihaknya tidak akan ragu menindak tegas pelaku balap liar yang terbukti melanggar hukum dan meresahkan masyarakat.
“Jika sampai hal tersebut terjadi dan mengganggu ketertiban umum, tentu akan kami berikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.
Bagian dari Operasi Liong Kapuas 2026
Sementara itu, Kapolres Kubu Raya melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menjelaskan bahwa peningkatan patroli tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam Operasi Liong Kapuas 2026.
Aiptu Ade mengatakan, operasi ini tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga langkah preemtif dan preventif guna membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda.
“Dalam Operasi Liong Kapuas 2026, kami mengedepankan upaya pencegahan melalui patroli dialogis, imbauan langsung kepada masyarakat, serta pengawasan di titik-titik rawan. Tujuannya agar situasi kamtibmas tetap kondusif selama Ramadan,” ujar Ade.
Ade menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa beribadah dengan khusyuk tanpa terganggu aksi balap liar ataupun gangguan kamtibmas lainnya. Ini bagian dari pelayanan terbaik Polres Kubu Raya kepada masyarakat,” katanya.
Artikel Terkait
3 Bulan Pascabanjir, Warga Desa Sulum di Aceh Tamiang Masih Bertahan dengan Air Sungai yang Keruh untuk Kebutuhan Sehari-hari
20 Mahasiswa UMY Tuntaskan KKN di Pontianak, PWM Kalbar Harap Pengabdian Berlanjut ke Daerah Lain
LPDP Beberkan Riwayat Studi DS usai Viral Postingan ‘Cukup Saya WNI, Anak Jangan’ di Jagat Medsos
Semarak Ramadan 1447 H, Aisyiyah Kubu Raya Berbagi Pakaian Layak Pakai untuk Warga
Bawaslu Kalbar Gandeng Kanwil Kemenag Perluas Edukasi Pengawasan Demokrasi
Ramadan Penuh Kebersamaan, Festival Mancing Kubu Raya Satukan Warga Jelang Berbuka
Sujiwo Tekankan Kedekatan Emosional Pemerintah dan Masyarakat Saat Safari Ramadan di Parit Baru
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam KM Dharma Ferry II
Kapolres Kubu Raya Klarifikasi Kasus Viral “Kakek Jadi Tersangka”: Proses Hukum Sudah Sesuai Prosedur dan Diuji Praperadilan
Ribuan Warga Sumenep Booking Tempat Tarawih Sejak Siang, Ternyata Ada Tradisi Tahunan Bagi-bagi Amplop Rp300 Ribu