“Saya sudah memeriksakan diri ke UGD dan sempat meminta untuk opname. Namun, berdasarkan pemeriksaan dokter, kondisi saya tidak memerlukan rawat inap dan cukup dengan istirahat, minum obat, menggunakan salep, serta menjaga jarak dari anak saya di rumah,” paparnya
“Saya menyadari bahwa seharusnya saya tidak keluar rumah, bahkan untuk olah raga sekalipun,” lanjutnya.
Keputusannya untuk pulang, kata Ruce setelah dirinya mendapat teguran dari teman-temannya.
“Jujur, saya baru memahami sepenuhnya setelah mendapat teguran dari teman-teman semua. Setelah diingatkan, saya langsung pulang dan menyampaikan permintaan maaf,” imbuhnya.
“Saya tidak menyangka situasinya akan menjadi sebesar ini, tetapi ini benar-benar menjadi pelajaran berharga bagi saya untuk lebih bijak dan bertanggung jawab ke depannya,” tukasnya.
Warganet hingga Nakes Merasa Geram
Isu viral tersebut juga membuat beberapa dokter dan tenaga kesehatan (nakes) turut menanggapi, di antaranya Dokter Adam Prabata, Dokter Ayman Alatas, serta influencer sekaligus nakes Rizal.
Mereka tampak memberikan edukasi bahaya penularan campak, di mana satu orang yang sakit campak bisa menularkannya kepada 9 orang di sekitarnya.
Beberapa kemarahan yang dituangkan warganet, seperti, “Anak sekolah kena campak aja nggak boleh masuk sekolah, lah ini malah orang dewasa jalan-jalan,” tulis akun @len****i
“‘Nggak tau kalau nular’ padahal anaknya masih balita dan teman deketnya ada yang lagi hamil,” tulis akun @Nad*****i
“Bohong banget nggak tau menular, dia dapat diagnosa campak dari dokter kan? Pasti udah diedukasi bahwa ini menular karena tergolong KLB,” tulis akun @kar*****n
“Parah banget, udah tau kena campak kenapa masih keluyuran?” Tulis akun @ini****
*