SIBERKALIMANTAN.COM, SANGGAU - Korban tenggelam atas nama M. Hidayatul Akbar (24) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis, 11 Desember 2025, setelah operasi pencarian dilakukan selama tiga hari sejak 9–11 Desember 2025.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan kronologi peristiwa yang menimpa korban.
“Pada 9 Desember 2025 pukul 12.10 WIB, korban bersama rekannya hendak ke darat untuk membeli perbekalan. Saat menurunkan skoci, kepala korban terbentur mesin dan langsung terjatuh ke Sungai Kapuas. Korban tenggelam dan tidak muncul lagi ke permukaan,” ujarnya.
Peralatan Lengkap Diturunkan
Dalam operasi tersebut, berbagai perlengkapan pendukung diterjunkan untuk mempercepat proses pencarian. “Kami menurunkan 1 unit R-Car Dmax, 1 set rubber boat, perlengkapan evakuasi, perlengkapan medis, perlengkapan navigasi, dan perlengkapan selam,” kata Junetra.
Ditemukan 11 Nautical Mile dari Lokasi Kejadian
Pencarian intensif yang dilakukan selama tiga hari akhirnya menemukan titik terang.
“Pada pukul 11.35 WIB, korban atas nama M. Hidayatul Akbar ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan pada koordinat 0° 9' 56.40" S – 109° 56' 18.29" E, dengan jarak 11 nautical mile ke arah hilir dari lokasi kejadian,” ungkapnya.
Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak agen kapal.
Operasi SAR Ditutup
Dengan ditemukannya korban, operasi resmi dihentikan.
“Pada pukul 12.10 WIB, Operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat kami kembalikan ke kesatuan masing-masing,” tegas I Made Junetra.
Operasi ini menjadi penutup dari upaya pencarian yang melibatkan berbagai pihak dan menunjukkan kerja sama kuat antara instansi terkait serta masyarakat dalam penanganan keadaan darurat di wilayah Sungai Kapuas.