daerah

Bupati Kubu Raya Dampingi Anggota Komisi V DPR RI Tinjau Pembangunan Jalan Lingkar Desa Durian–Pasak

Jumat, 13 Februari 2026 | 18:04 WIB
PENINJAUAN JALAN DESA DURIAN BUPATI KUBU RAYA BERSAMA DPR RI KALBAR

SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan yang memiliki nilai strategis bagi konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, S.E., M.Sos., saat mendampingi kunjungan lapangan Anggota Komisi V DPR RI Dapil Kalimantan Barat I, Yuliansyah, di ruas jalan Desa Durian menuju Pasak, Kamis 12 Februari 2026.

Bupati Sujiwo menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan di wilayah tersebut menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah karena memiliki peran penting dalam membuka akses antarwilayah serta mendukung pergerakan ekonomi masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini saya bisa mendampingi Bang Yuliansyah, sahabat saya, Anggota Komisi V DPR RI Dapil Kalbar I. Hadir juga Bang Chandra dari Balai Jalan Nasional, perwakilan DPR RI Provinsi, serta unsur pemerintah daerah mulai dari camat hingga kepala desa. Semua turun langsung ke lapangan,” ujar Sujiwo.

Menurutnya, peninjauan ini dilakukan untuk menyelaraskan rencana pembangunan daerah dengan konsep pembangunan nasional yang ditekankan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya pada pembangunan infrastruktur jalan yang memiliki konektivitas tinggi dan berdampak langsung pada perekonomian.

“Pertama, kami ingin menyelaraskan dengan konsep Pak Presiden Prabowo, di mana memprioritaskan jalan-jalan yang memiliki konektivitas dan mendukung pergerakan ekonomi. Dan ini salah satu jalan yang memang menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Bupati Sujiwo memaparkan bahwa jalan lingkar yang direncanakan memiliki panjang kurang lebih 44 kilometer, menghubungkan Desa Durian menuju Pasak, serta jalur Korek–Pasak. Jika seluruh ruas tersebut berhasil terkonektivitas, maka akan terbentuk jalur auto ring route yang sangat strategis bagi Kabupaten Kubu Raya.

“Kalau ini sudah terkonektivitas dan nyambung, maka akan menjadi auto ring route. Ini akan menjadi tulang punggung baru bagi mobilitas masyarakat dan distribusi hasil ekonomi,” ungkapnya.

Ia mengakui bahwa keterbatasan anggaran dari APBD Kabupaten Kubu Raya menjadi tantangan tersendiri dalam merealisasikan pembangunan jalan tersebut secara menyeluruh. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah pusat melalui APBN serta pemerintah provinsi sangat dibutuhkan.

“Karena keterbatasan anggaran APBD Kabupaten Kubu Raya, maka perlu dukungan dari teman-teman Komisi V DPR RI. Salah satunya Bang Yuliansyah, maka kita bawa langsung ke lokasi agar beliau mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan,” kata Sujiwo.

Bupati optimistis, apabila pembangunan jalan lingkar tersebut dapat diselesaikan, dampaknya akan sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah. Pasalnya, kawasan Pasak Piang memiliki potensi besar di sektor perkebunan, hasil bumi, serta telah memiliki Koperasi Desa Merah Putih yang siap menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

“Seandainya jalan lingkar ini sudah terbangun, kita pastikan pergerakan ekonomi akan luar biasa dan perkembangannya sangat pesat. Apalagi jalur ini nantinya tembus ke Jalan Trans Kalimantan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sujiwo menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah memaksimalkan alokasi anggaran dari APBD, namun masih terdapat kekurangan pembiayaan, khususnya pada ruas sepanjang 13 kilometer yang belum tertangani secara optimal. Selain itu, ruas Korek–Pasak juga masih akan dihitung kembali kebutuhan anggarannya.

“Inilah bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat melalui APBN. Pak Gubernur juga sudah memberikan atensi dan meminta agar pengajuan segera disampaikan,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Bupati Sujiwo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Anggota Komisi V DPR RI yang telah turun langsung ke lapangan. Ia berharap pembangunan jalan tersebut dapat segera direalisasikan dan tersambung sepenuhnya paling lambat tahun depan.

“Harapan besar kami atas nama masyarakat Kubu Raya, agar kolaborasi APBD Kabupaten, Provinsi, dan APBN dapat terwujud. Target kami, kalau memungkinkan, tahun depan jalan ini sudah nyambung dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Tags

Terkini