SIBERKALIMANTAN.COM, PONTIANAK – Pelantikan bersama organisasi profesi kesehatan yang melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia (PERDOKHI), dan Perhimpunan Dokter Transfusi Darah Indonesia (PDTDI) Wilayah Kalimantan Barat resmi digelar pada Minggu, 8 Februari 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Asep Ahmad Saefullah secara resmi terpilih dan dilantik sebagai Ketua PERDOKHI Kalimantan Barat. Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam penguatan peran organisasi profesi kedokteran, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang aman, terukur, dan berkualitas.
Usai dilantik, Asep Ahmad Saefullah menjelaskan bahwa PERDOKHI merupakan organisasi profesi keseminatan yang menaungi berbagai disiplin ilmu kedokteran dan kedokteran spesialis.
Baca Juga: FKUB dan DPD LDII Pontianak Gelar Penguatan Kerukunan dan Moderasi Beragama
“Di dalam PERDOKHI terdapat berbagai profesi dokter dan dokter spesialis, seperti penyakit dalam, bedah, rehabilitasi medik, paru, ortopedi, dan bidang lain yang berkaitan dengan kedokteran haji. Semua ini menjadi kajian lintas disiplin untuk memberikan rekomendasi agar pelaksanaan ibadah haji dapat berlangsung sebagai ibadah fisik yang aman dan terukur bagi para jamaah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa ibadah haji memerlukan manajemen kesehatan yang baik. Tanpa pengelolaan yang optimal, berbagai permasalahan dapat muncul.
Baca Juga: Video Viral Konflik Lahan di Batu Ampar Diluruskan Polisi, Ini Fakta Lengkap Kasus Herman dan Busran
“Realitasnya, Indonesia merupakan negara dengan jumlah jamaah haji terbanyak di dunia, namun juga masih menghadapi angka kesakitan dan kematian yang relatif tinggi. Ini menjadi tantangan besar bagi kita untuk melakukan upaya-upaya preventif guna menurunkan angka tersebut dan meningkatkan kualitas jamaah haji yang bermartabat,” jelas Asep.
Menurutnya, istitoah kesehatan bukan hanya syarat administratif, tetapi harus melalui proses pembinaan yang berkelanjutan. “Istitoah itu perlu dilakukan pembinaan, bukan sekadar pemeriksaan sesaat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PERDOKHI Pusat, Syarif Hasan Lutfie, dalam sambutannya berharap kepengurusan PERDOKHI Kalimantan Barat di bawah kepemimpinan Asep Ahmad Saefullah dapat aktif melakukan pembinaan jamaah haji secara berkesinambungan.
“PERDOKHI Kalbar diharapkan mampu berkolaborasi dengan Embarkasi Batam untuk melakukan pembinaan sejak dini, sehingga jamaah benar-benar memiliki kualitas kesehatan yang optimal dan memenuhi syarat istitoah,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya langkah preventif yang dilakukan jauh sebelum keberangkatan.
“Upaya preventif idealnya dilakukan satu tahun sebelumnya atau minimal enam bulan sebelum keberangkatan, agar jamaah yang dibina benar-benar fit to hajj. Istitoah saat ini menjadi isu yang sangat penting. Indonesia tidak boleh mengirim jamaah haji yang sakit ke Arab Saudi, karena ibadah haji adalah ibadah fisik yang harus dipersiapkan secara matang,” tegas Syarif.
Lebih lanjut, PERDOKHI Kalimantan Barat diharapkan mampu menyusun program-program yang aplikatif dan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, serta Kementerian Haji yang telah ditunjuk sebagai penanggung jawab penyelenggaraan ibadah haji mulai tahun 2026, sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025.
Pelantikan bersama ini diharapkan menjadi awal sinergi yang lebih kuat antarorganisasi profesi dalam mendukung pelayanan kesehatan dan peningkatan kualitas jamaah haji Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat.
Artikel Terkait
PJKB Terima Kunjungan Muhibah Paguyuban Jawa Sarawak Malaysia, Dorong Kolaborasi Budaya dan Ekonomi
Cerita Warga Lampung Timur Nyebrang Sungai Pakai Perahu Gegara Proyek Jembatan Mangkrak hingga Akhirnya Direspon Bupati
Dump Truk Tabrakan dengan Truk Tangki CPO di Trans Kalimantan, Sopir Meninggal Dunia
Mahasiswa Angkatan Perdana Bisnis Digital FEB UM Pontianak Lulus dengan Proyek Usaha Nyata, Bukti Lulusan Siap Jadi Entrepreneur
Dilaporkan ke Polisi usai Show 'Mens Rea', Pandji Pragiwaksono Beberkan Momen saat Interogasi Polda dan Bareskrim
Tertangkap CCTV, Viral Pria Berpakaian Rapi di Hotel Jakpus yang Diduga Mencuri 2 Unit Laptop Milik Tamu Rapat saat 'Jam Kritis'
AFTECH, Easycash, dan IARFC Luncurkan Modul Bijak Keuangan untuk Perkuat Literasi Keuangan Gen Z dan Milenial
Video Viral Konflik Lahan di Batu Ampar Diluruskan Polisi, Ini Fakta Lengkap Kasus Herman dan Busran
Kantor SAR Pontianak Gelar SAR Go To School, Tanamkan Keselamatan Sejak Usia Dini
FKUB dan DPD LDII Pontianak Gelar Penguatan Kerukunan dan Moderasi Beragama