SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, mengapresiasi terjaganya nilai-nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Kubu Raya. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Gereja Katolik Santo Petrus & Paulus di Jalan Nurul Huda Ali Amin, Desa Kapur, Senin 2 Maret 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Maruarar didampingi Bupati Kubu Raya, Sujiwo. Ia menilai kepemimpinan Sujiwo mampu merawat hubungan yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat Kubu Raya yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya.
Baca Juga: UM Pontianak Siap Bersenergi bersama Kanwil Pemasyarakatan Provinsi Kalimantan Barat
“Pak Bupati ini bisa menjaga hubungan baik ke semua kalangan. Ini contoh yang baik dan harus terus dijaga, karena kekuatan Indonesia itu justru ada pada keberagaman yang kita miliki,” ujar Maruarar.
Menurutnya, komunikasi yang baik, sikap saling menghargai, serta kepemimpinan yang mengayomi menjadi kunci utama dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan.
“Kalau kita mau saling menghargai, komunikasi yang baik, dan bisa mengayomi semua kalangan, itu kunci keberhasilan kita menjaga Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Sujiwo menegaskan bahwa menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama merupakan komitmen utama pemerintah daerah dalam menciptakan suasana yang aman dan damai di tengah masyarakat.
Baca Juga: Titik Karhutla Muncul Kembali di Kubu Raya, Damkar Parit Haji Muksin Lakukan Pemadaman
“Kami di Kubu Raya berkomitmen menjaga kebersamaan dan toleransi. Keberagaman yang ada justru menjadi kekuatan untuk membangun daerah secara harmonis dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia juga memastikan pemerintah daerah akan terus hadir untuk mengayomi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang, serta memperkuat komunikasi lintas agama dan lintas komunitas.
“Kami ingin semua masyarakat merasa aman, nyaman, dan mendapatkan perhatian yang sama. Dengan komunikasi yang baik dan saling menghormati, kita bisa menjaga persatuan dan memperkuat pembangunan di Kubu Raya,” tuturnya.
Baca Juga: Seleksi Pemilihan Lanceng Praben Kubu Raya 2026 Diikuti Peserta dari Sembilan Kecamatan
Kunjungan kerja tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah pusat dan daerah, serta mempertegas komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kebhinekaan di Bumi Khatulistiwa.