SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya H. Sujiwo meninjau langsung kondisi rumah warga di Desa Parit Bugis bersama Kepala Desa setempat, Minggu 15 Maret 2026. Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan rumah milik Ibu Vita yang kondisinya memprihatinkan akan direhabilitasi setelah Hari Raya Idulfitri.
Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam menangani rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayahnya. Bupati Sujiwo mengatakan, pemerintah daerah sebenarnya telah memiliki data RTLH yang jumlahnya masih cukup besar.
“Data kita sekitar 16 ribu rumah tidak layak huni. Dari jumlah itu akan kita petakan lagi mana yang benar-benar sangat tidak layak sehingga bisa diprioritaskan untuk dibantu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama ini Kabupaten Kubu Raya juga mendapatkan bantuan program bedah rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Bantuan tersebut berasal dari program reguler pemerintah pusat maupun usulan anggota DPR RI Komisi V seperti Syarif Abdullah, Boyman Harun dan Duriansyah.
“Total bantuan yang sudah masuk ke Kubu Raya sejak awal program berjalan mungkin sudah di atas 25 ribu unit. Namun kenyataannya kebutuhan rumah layak huni masih sangat banyak,” kata Sujiwo.
Menurutnya, salah satu kendala yang dihadapi adalah banyaknya rumah warga yang berada di bantaran atau pesisir Sungai Kapuas. Kawasan tersebut termasuk ruang terbuka hijau sehingga tidak dapat diberikan legalitas kepemilikan sertifikat, sehingga bantuan melalui APBN maupun APBD sulit disalurkan.
Baca Juga: PLN Ingatkan Masyarakat Hindari Calo, Pasang Listrik Baru Cukup Lewat PLN Mobile
Untuk mengatasi hal tersebut, Bupati Sujiwo berencana melakukan pembangunan rumah melalui skema gotong royong dengan melibatkan berbagai pihak.
“Khusus rumah di pesisir sungai yang tidak bisa dibantu melalui APBN atau APBD, kita akan bangun dengan konsep gotong royong. Kita akan gandeng Baznas dan berbagai pihak untuk membantu masyarakat,” jelasnya.
Berdasarkan laporan Kepala Desa Parit Bugis, terdapat sekitar 50 rumah warga di kawasan pesisir yang memerlukan perhatian khusus. Rumah-rumah tersebut akan didata dan diprioritaskan untuk mendapatkan bantuan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sujiwo juga meninjau rumah milik Ibu Ita yang telah puluhan tahun ditempati bersama keluarganya. Kondisi rumah yang sudah sangat memprihatinkan membuat pemerintah daerah berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan.
“Rumah ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Setelah Lebaran nanti akan kita bongkar dan kita bangun kembali. Saya pastikan ini akan kita tangani,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Parit Bugis menyatakan siap menindaklanjuti arahan Bupati dengan melakukan pendataan rumah warga yang tidak layak huni, khususnya yang berada di kawasan bantaran sungai.
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Polres Kubu Raya Dirikan 4 Pos Pengamanan di Titik Strategis