SIBERKALIMANTAN.COM, PONTIANAK - Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (DHD 45) Provinsi Kalimantan Barat menggelar agenda Halal Bihalal bersama keluarga besar pejuang di Aula Rumah Dinas Walikota Pontianak, Minggu 12 April 2026.
Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Paripurna DHD 45 Kalbar, menyampaikan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan upaya mempererat silaturahmi antar-generasi pejuang.
"Kegiatan hari ini dikemas dengan silaturahmi dan juga pemberian penghargaan dari DHD 45 untuk para tokoh pahlawan. Ini adalah bentuk upaya kita mempererat tali persaudaraan, terutama antara generasi pejuang dari LVRI dan PEPABRI dengan anak-cucu serta keluarga besar Dewan Angkatan 45," ujar Edi Rusdi Kamtono.
Gali Nilai Sejarah dan Wacana Museum
Selain sebagai ajang silaturahmi paska-Lebaran, Edi menekankan pentingnya menggali kembali nilai-nilai sejarah perjuangan yang ada di Kalimantan Barat agar tidak luntur dimakan zaman. Dalam kesempatan tersebut, ia melontarkan wacana strategis mengenai pembangunan museum khusus sejarah perjuangan.
"Tujuannya adalah untuk menggali nilai-nilai sejarah. Kita akan berusaha untuk membuat museum guna menghimpun benda-benda ataupun dokumen-dokumen sejarah perjuangan yang ada di Kalimantan Barat," ungkapnya.
Baca Juga: Kapolresta Pontianak Tekankan Peran Pemuda dalam Jaga Stabilitas Keamanan
Menurut Edi, keberadaan museum ini sangat krusial sebagai pusat edukasi bagi generasi muda agar mereka memahami rekam jejak perjuangan para pendahulu di Bumi Khatulistiwa.
Saat dikonfirmasi mengenai target realisasi museum tersebut, Edi menyebutkan bahwa prosesnya akan dimulai secara bertahap. "Mungkin tahun depan (mulai direalisasikan), karena kita harus melakukan persiapan yang matang terlebih dahulu," pungkasnya.
Acara Halal Bihalal ini berlangsung khidmat dengan kehadiran para veteran, pengurus DHD 45 Provinsi Kalimantan Barat, serta perwakilan dari berbagai organisasi kejuangan lainnya. Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas keluarga besar pejuang Kalimantan Barat.