hukrim

Ada Jari Kuku Manusia saat pemuda di NTT hendak menyantap makanan pesanannya

Jumat, 9 Desember 2022 | 15:19 WIB
Potongan daging manusia berupa jari yang ditemukan (WAG)

SIBERKALIMANTAN.COM - Dua orang warga Desa Manleten Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu Propinsi NTT dibuat geger saat memesan makanan di salah satu rumah makan.

Kejadian mengerikan ini mereka alami saat pelayan di rumah makan tempat mereka memesan makanan menyajikan makanan.

Kejadian ini dialami Petrus Watu (30) saat hendak makan menu yang dipesan dua temannya Dion Klau dan Isto Foa setelah makan siang di rumah makan Albarka milik YKD yang beralamat di Dusun Baulenu, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabulaten Belu, Kamis 8 Desember 2022 siang.

Baca Juga: 57 Anak Khitanan Masal Gratis di Kegiatan Baksos Presisi Polres Tanah Bumbu

Kejadian menyeramkan ini berawal saat Dion Klau dan Isto Foa membeli lauk lode tahu di rumah makan Albarka tersebut untuk makan siang.

Betapa tidak, saat hendak menyantap makanan yang telah disajikan, kedua pengunjung rumah makan ini mendapati potongan daging diduga bagian tubuh manusia dalam makanan yang disajikan.

Merilis vagansa.com, Kejadian menyeramkan ini berawal saat Dion Klau dan Isto Foa membeli lauk lode tahu di rumah makan Albarka tersebut untuk makan siang.

Baca Juga: Polsi Grebek Gudang Pengoplos Oli Merk Pertamina di Tanah Bumbu

Selanjutnya Dion Klau dan Isto Foa membawa pulang lauk lode tahu itu. Keduanya pun menyantapnya dan menyisahkan sedikit untuk Petrus Watu.

Kemudian Petrus Watu pun telah menyantapnya hingga hampir selesai ia menemukan sepotong daging ujung jari kuku manusia terlihat di dalam isi tahu tersebut.

Potongan daging manusia yang ditemukan diduga ibu jari.

Mengetahui akan hal tersebut ia pun langsung memberitahukan kepada kedua temannya Dion dan Isto dan ketiganya langsung melaporkan ke pihak Kepolisian setempat.

Baca Juga: Sangat Bejat! Ayah di Tanah Bumbu Cabuli Anak dibawah umur, Korban Laporkan Perbuatan Ke Ibunya

Kasat Reskrim Polres Belu, IPTU Djafar Awad Alkatiri yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya belum merespon.

Halaman:

Tags

Terkini

TIM PKM-RSH FAKULTAS HUKUM UM PONTIANAK LOLOS PIMNAS 38

Minggu, 16 November 2025 | 13:05 WIB