“Semakin banyak udara yang meresap, semakin besar dorongan dari dalam lereng hingga akhirnya tanah meluncur,” jelasnya.
Dwikorita juga mengingatkan tanda-tanda lain seperti pohon yang tiba tiba miring, muncul rembesan air baru, lereng menggembung, tanah ambles, bangunan retak hingga suara gemuruh.
“Pengamatan dini dan respon cepat adalah kunci untuk mencegah jatuhnya korban baru,” tutupnya.*