nasional

Respons Menkeu Purbaya soal Konten Viral Alumni LPDP, dari Pengembalian Dana Beasiswa hingga Blacklist Kerja di Pemerintahan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:45 WIB
Menkeu Purbaya buka suara mengenai polemik alumni LPDP yang sedang viral. (YouTube / KemenkeuRI)

SIBERKALIMANTAN.COM, - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara mengenai alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang viral karena konten paspor WNA untuk anaknya.

Purbaya menegaskan bahwa suami DS, yang berinisial AP sudah melakukan pembicaraan dengan pihak LPDP.

Hasil pembicaraan tersebut adalah bahwa mereka akan mengembalikan uang beserta bunga dari dana beasiswa yang sudah digunakan.

“Tadi sudah bicara ya dengan Pak Dirut LPDP dengan suaminya dan sepertinya sudah setuju mengembalikan uang yang sudah dipakai, jadi termasuk bunganya. Kalau uang itu saya taruh di bank juga ada bunganya kan,” ucap Menkeu Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa pada Senin, 23 Februari 2026.

Baca Juga: Ramadan Penuh Kebersamaan, Wakapolres Kubu Raya Rangkul Organisasi Mahasiswa Berbagi Takjil untuk Pengguna Jalan

“Jadi ya dengan treatment yang fair,” imbuhnya.

Ingatkan Uang LPDP dari Pajak Rakyat dan Jangan Menghina Negara

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya juga mengingatkan bahwa dana beasiswa LPDP berasal dari uang pajak rakyat.

Selain itu, Purbaya juga menyebut bahwa tidak sepantasnya untuk menghina negara.

“Saya harapkan ke depan, teman-teman yang dapat LPDP, kalau nggak seneng ya nggak seneng tapi jangan hina negara lah. Jangan begitu,” kata Purbaya.

“Itu uang dari pajak dan sebagian utang yang kita sisihkan untuk pastikan SDM kita tumbuh. Tapi kalo dipakai untuk hina negara, ya kita minta uangnya dengan bunganya,” terangnya.

Bakal Blacklist dari Pemerintahan

Baca Juga: Viral Warga Mantrijeron Yogyakarta Lumpuhkan Maling Tabung Gas Melon dengan Stik Golf, Netizen: Ditungguin Sampai Ngambil Buat Bukti

Lebih lanjut, Purbaya juga menegaskan akan memasukkan alumni LPDP yang bermasalah ke daftar hitam atau blacklist.

“Nanti saya akan blacklist dia di seluruh pemerintahan tidak akan bisa masuk. Nanti kita lihat blacklist-nya seperti apa. Jadi, jangan menghina negara sendiri,” tuturnya.

Halaman:

Tags

Terkini