“Itu saya ingatkan kepada teman-teman yang lain dari LPDP dan saya pastikan akan di-blacklist betulan dengan serius,” tegasnya.
Polemik ‘Cukup Aku yang WNI, Anak-anakku Jangan’
Isu ini muncul ketika DS dalam akun Instagram @sasetyaningtyas mengunggah video menunjukkan paket dokumen dari membuka sebuah paket yang sudah dinantikannya berisi selembar surat dari Home Office Inggris.
Surat itu menyatakan anak keduanya resmi menjadi warga negara Inggris dan memamerkan paspor Inggris yang datang bersamaan dengan surat tersebut.
“I know the world seems unfair. Tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” ujarnya dalam unggahan tersebut yang memantik rasa geram warganet.
Pasalnya, ia dan suaminya adalah alumni LPDP yang dibiayai oleh negara serta saat ini makin dikuliti oleh warganet mengenai kontrak pengabdian usai merampungkan pendidikannya.
*
Artikel Terkait
Tak Ada Toleransi Narkoba! Polres Kubu Raya Tes Urine PJU hingga Kapolsek, Semua Negatif
Dituding Bikin Pasar Tandingan, Ibu Pedagang Sayur di NTT Ini Diminta Tutup Lapak Barang Jualan di Rumah Sendiri
Bermula dari Letupan Kecil, Petasan Tetiba Meledak-ledak dari Dalam Rumah di Sleman hingga Bikin Atapnya Gosong Terbakar
Luna Maya Curhat Kondisi Aceh Belum Pulih usai Bencana, namun Salut dengan Semangat Warga saat Lewati Masa Sulit
Tragis di Rasau Jaya! Pasutri Lansia Tewas Usai Motor Tabrak Truk Mundur di Jalan Sultan Agung
Diduga jadi Korban Penganiayaan Senior hingga Tewas, Ini Pesan Terakhir Bripda DP kepada sang Ibu saat Sahur
Viral Kawanan Gajah Liar Masuk ke Area Mess Karyawan di Riau, Robohkan Tembok hingga Rusak 3 Unit Motor
Viral Seplastik Makanan Dioper untuk Berbuka Puasa saat Terjebak Macet di Jakbar, Warganet: Ini Gambaran Orang Indonesia yang Saling Berbagi
Ramadan Penuh Kebersamaan, Wakapolres Kubu Raya Rangkul Organisasi Mahasiswa Berbagi Takjil untuk Pengguna Jalan
Viral Warga Mantrijeron Yogyakarta Lumpuhkan Maling Tabung Gas Melon dengan Stik Golf, Netizen: Ditungguin Sampai Ngambil Buat Bukti