nasional

Anak Prajurit TNI Ceritakan Ayahnya yang Gugur di 2003, Kasad Maruli: Komandonya Bareng Saya, Bapak Kamu Orang Hebat

Sabtu, 7 Maret 2026 | 16:46 WIB
Kasad Jenderal TNI, Maruli Simanjuntak menyerahkan bantuan rumah non dinas ke ahli waris prajurit gugur serta prajurit penyandang cacat di Mabes TNI AD, Jakarta, pada Rabu, 4 Maret 2026. (Dok. TNI AD)

SIBERKALIMANTAN.COM  - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan seluruh keluarga prajurit yang gugur dalam tugas akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar TNI AD.

Hal itu disampaikan Kasad Maruli saat menyerahkan bantuan rumah non dinas tahap II kepada 106 ahli waris prajurit gugur di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.

Selain kepada ahli waris prajurit yang gugur, bantuan tersebut juga diberikan kepada prajurit penyandang cacat tingkat II dan III Golongan C akibat tugas operasi maupun latihan.

"Saya ingin bapak ibu dan anak-anak sekalian harus berbangga, bahwa orang tua Anda semua itu adalah pengabdi bangsa yang sudah memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara," tegas Kasad Maruli.

Baca Juga: IFG Bersama BP BUMN Perkuat Tata Kelola TJSL melalui Three Lines Model

Suasana haru kental menyelimuti kegiatan penyerahan bantuan rumah non dinas tahap II di Mabes TNI AD.

Program bantuan rumah ini merupakan kerja sama TNI AD dengan Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP), diperuntukkan bagi keluarga prajurit gugur dan prajurit cacat terhitung sejak tahun 2000 hingga 2025.

TNI AD memastikan, bantuan tersebut diharapkan memberikan rasa aman dan kepastian tempat tinggal bagi para penerima.

Simbol Cinta Atas Pengorbanan Prajurit

Terlihat dalam unggahan TikTok resmi TNI AD, @tni.angkatan.darat, pada Sabtu, 7 Maret 2026, para keluarga prajurit TNI yang gugur, turut menyampaikan apresiasinya kepada pihak TNI.

Salah satunya, cerita haru datang dari Sulistiyowati Murtiningsih, istri dari Rahman Hakim, prajurit TNI yang gugur dalam tugas pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

Baca Juga: Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Richard Lee Disebut Sempat Mangkir dari Pemeriksaan tapi Ketahuan Live TikTok

"Kehilangan suami tercinta adalah luka yang senantiasa ada dalam relung hati kami," ungkap Sulistiyowati.

"Namun, hari ini kami bisa merasakan bahwa kami tidak sendiri," tambahnya.

Sulistiyowati lantas menilai perhatian dan kepedulian dari pihak TNI AD dalam memberikan rumah hunian tersebut, bukan sekadar bangunan untuk menjadi tempat tinggal.

"Ini simbol cinta atas pengorbanan suami (almarhum Rahman Hakim)," terangnya.

"Di rumah inilah, kami akan membesarkan anak-anak kami dengan penuh doa dan kebanggaan. Menanamkan nilai-nilai bahwa ayah mereka telah gugur sebagai kesatria bangsa," tutup Sulistiyowati.

Halaman:

Tags

Terkini