Kubu Raya Terkepung Asap Tebal Pagi Ini, Polisi Pastikan Pelaku Pembakar Lahan Bakal Diproses Hukum

photo author
Sudarsono Ocon, Siber Kalimantan
- Sabtu, 7 Maret 2026 | 11:57 WIB
Kubu Raya Terkepung Asap Tebal Pagi Ini, Polisi Pastikan Pelaku Pembakar Lahan Bakal Diproses Hukum
Kubu Raya Terkepung Asap Tebal Pagi Ini, Polisi Pastikan Pelaku Pembakar Lahan Bakal Diproses Hukum

SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Meski hujan deras mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Kubu Raya pada Rabu 4 Maret 2026 subuh, tim gabungan Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tidak menurunkan intensitas pengawasan. Sebaliknya, patroli justru diperketat menyusul munculnya kabut asap tebal akibat proses pendinginan lahan gambut.

Tim gabungan yang terdiri dari Polres Kubu Raya, BNPB, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga unit Pemadam Kebakaran swasta terpantau masih berjibaku menyisir titik-titik api yang tersembunyi di bawah permukaan tanah.

Asap Tebal Selimuti Kubu Raya Pasca Hujan

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa guyuran hujan subuh tadi belum mampu memadamkan api secara total di lahan gambut. Fenomena ini justru memicu munculnya asap putih pekat yang menyelimuti sejumlah wilayah, mengganggu jarak pandang dan kualitas udara.

Baca Juga: Lahan 7,2 Hektare Terbakar di Kubu Raya, Polres Bersama BPBD Bergerak Cepat Lakukan Penyelidikan

Fokus patroli dan penyisiran saat ini dipusatkan pada empat kecamatan zona merah, yakni:

Kecamatan Sungai Raya

Kecamatan Sungai Kakap

Kecamatan Kuala Mandor B

Kecamatan Rasau Jaya

Tujuan utama dari kesiapsiagaan ini adalah memastikan tidak ada api dalam sekam yang dapat berkobar kembali saat cuaca kembali panas, serta memetakan wilayah yang masih mengeluarkan kepulan asap sisa pembakaran.

Pernyataan Resmi Polres Kubu Raya

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menegaskan bahwa kehadiran tim di lapangan adalah bentuk komitmen tanpa henti untuk melindungi masyarakat dari dampak kesehatan dan gangguan transportasi.

Baca Juga: Bikin Geram Warganet, Selebgram Ruce Nuenda Keluar Rumah saat Sakit Campak: Nggak Tau Kalau Nular

"Hujan yang turun subuh tadi memang membantu, namun untuk lahan gambut, air hujan seringkali hanya membasahi permukaan. Di lapisan bawah, bara api masih aktif dan memicu asap tebal. Itulah mengapa Tim Siaga Karhutla tetap melakukan patroli intensif di empat kecamatan prioritas," ujar Aiptu Ade dalam keterangan resminya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sudarsono Ocon

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X