SIBERKALIMANTAN.COM, - Masyarakat saat ini mulai terbuka untuk datang ke psikolog terkait menjaga kesehatan mental.
Dalam kehidupan sehari-hari, psikolog Irfan Aulia mengatakan bahwa dirinya beberapa kali bertemu dengan klien yang datang dengan membawa kasus soal ekonomi.
Ia bahkan menyebut bahwa faktor ekonomi adalah permasalahan berat yang bisa memberi pengaruh pada keluarga.
“Paling kelihatan itu ekonomi, saya banyaknya konseling keluarga, yang paling kelihatan itu ekonomi. Berat ekonomi itu,” ucap Irfan Aulia dalam video podcast yang diunggah di kanal YouTube Forum Keadilan TV pada Minggu, 4 Januari 2026.
“Banyak sekali rumah tangga itu goyang karena faktor ekonomi,” tambahnya.
Irfan menambahkan bahwa kasus yang sering ia hadapi bermula dari masalah komunikasi dan merembet pada persoalan ekonomi.
“Banyak sekali keluhan hilirnya itu di ekonomi, hulunya di komunikasi antar mereka (pasangan). Tapi, yang bikin itu kena crash karena faktor ekonomi,” paparnya.
Beberapa hal berkaitan yang ia contohkan seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga kebutuhan sehari-hari.
“(Misalnya) Dipecat, PHK, terus kemudian rumah mahal, kontrakan. Ya, faktor ekonomi,” imbuhnya.
Tekanan pada Publik soal Pekerjaan
Permasalahan ekonomi, menurut Irfan juga memberikan tekanan kepada masyarakat.
“Kita kerja susah, orang bilang angka ekonomi naik tapi realitanya kanan-kiri orang dipecatin,” sambungnya.
“Sektor informal kita paling banyak, okelah sektor informal itu membantu tapi kan nggak ada penggeraknya,” tuturnya.
Laporan Bank Dunia soal Lapangan Kerja Indonesia
World Bank East Asia and The Pacific Economic Update October 2025 menyebutkan bahwa kawasan Asia Timur dan Pasifik mengalami kesulitan dalam mencari lapangan kerja.
Artikel Terkait
KPU Kubu Raya Sampaikan Hasil Pemutakhiran Data Parpol Semester II 2025 ke Bawaslu
Sambut Deklarasi Nasional Swasembada Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kubu Raya Gelar Tasyakuran di BPP Kecamatan Kubu
Warga Aceh Timur Ini Sewa Alat Berat untuk Bersihkan Lumpur Pascabanjir dari Rumahnya, Curhat 2 Jam Harus Rogoh Kocek hingga Rp1,2 Juta
198 Perempuan Desa di Kubu Raya Diwisuda dalam Akademi Paradigta 2026, Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan
Trafik Melonjak Double Digit, Indosat Jaga Keandalan Jaringan di Periode Tahun Baru.
Sampai 5 Titik dan Dipasang Garis Polisi, Viral di Medsos Gelembung Gas Muncul di Area Bekas Banjir Wilayah Nagan Raya Aceh
Tim SAR Gabungan Akhiri Pencarian Kakek Hilang di Sajingan Setelah 7 Hari Operasi
Tak Ada yang Tersisa Pascabanjir, BocTak Ada yang Tersisa Pascabanjir, Bocah di ah di Aceh Tamiang Ini Curhat Ingin Rumah dan Sekolahnya Dibangun Lagi
Kayu Menumpuk di Halaman Rumah Pascabanjir Aceh, Momen Relawan Kebingungan saat akan Beri Bantuan Sembako pada Warga
Kantor SAR Pontianak Tangani 95 Operasi Sepanjang 2025, 204 Korban Berhasil Diselamatkan