SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya resmi memulai tahapan seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten tahun 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Bupati Kubu Raya pada Senin 13 April 2026 ini menjadi ajang penyaringan bagi putra-putri terbaik daerah untuk bertugas pada HUT RI ke-81 mendatang.
Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, S.E., M.Sos., melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kubu Raya, Drs. H. Amini Maros, M.Si., menyampaikan bahwa antusiasme pelajar tahun ini sangat tinggi. Tercatat sebanyak 263 peserta mendaftar di tahap awal.
Baca Juga: Jaga Integritas Institusi, Polres Kubu Raya Pastikan Personel Lantas Patuh Aturan Berkendara
"Dari total pendaftar, sebanyak 219 peserta menyerahkan berkas fisik. Setelah dilakukan seleksi administrasi yang ketat, terpilih 185 peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan seleksi lanjutan hari ini," ujar H. A. Maros saat memberikan keterangan di Aula Bupati.
Parameter Seleksi yang Ketat dan Objektif
A. Maros menjelaskan, gugurnya sejumlah peserta di tahap administrasi disebabkan oleh beberapa faktor teknis, mulai dari batasan jenjang kelas hingga kriteria tinggi badan.
"Kita prioritaskan siswa kelas 10. Selain itu, tinggi badan juga menjadi perhatian serius agar komposisi pasukan nantinya proporsional. Jika terlalu tinggi atau tidak memenuhi standar, tentu tidak bisa kita loloskan," jelasnya.
Baca Juga: DHD 45 Kalbar Gelar Halal Bihalal, Edi Rusdi Kamtono Wacanakan Pembangunan Museum Perjuangan
Pada hari ini, 185 peserta tersebut menjalani tes tertulis yang meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU). Kedepannya, mereka akan menghadapi seleksi fisik, kesamaptaan, serta baris-berbaris yang dipandu langsung oleh tim profesional dari unsur TNI dan Polri.
Target Nasional dan Dukungan Pasca-Tugas
Tahun ini, Pemkab Kubu Raya menyiapkan kuota sebanyak 28 personel untuk tingkat kabupaten. Namun, A. Maros menekankan bahwa seleksi dilakukan secara objektif tanpa melihat keterwakilan kecamatan tertentu, melainkan murni berdasarkan kualitas dan kelayakan fisik peserta.
"Target kita ada 30 orang yang terpilih sebagai hasil akhir. Dari jumlah itu, 4 orang terbaik akan dikirim ke tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kami berharap ada perwakilan Kubu Raya yang tembus hingga ke tingkat Nasional," tambahnya.
Hal menarik dalam seleksi tahun ini adalah komitmen Bupati Kubu Raya dalam menjamin masa depan para purna Paskibraka. A. Maros mengungkapkan bahwa Bupati berpesan agar para kader terpilih ini terus didata dan didukung karirnya sebagai Duta Pancasila.
"Pesan Bapak Bupati jelas, mereka yang terpilih tidak akan dibiarkan begitu saja. Jika ada purna Paskibraka yang berprestasi namun terkendala biaya untuk kuliah, atau ingin mencari pekerjaan, Pemkab akan memberikan dukungan dan support penuh," pungkasnya.
Sesuai jadwal, pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 16 April 2026, yang dilanjutkan dengan masa pemusatan latihan (Desa Pancasila) pada akhir Juli hingga hari pelaksanaan tugas pada 17 Agustus 2026.
Artikel Terkait
Teungku Nyak Sandang, Tokoh Aceh yang Jadi Donatur Pesawat RI Pertama Itu Kini Telah Wafat di Usia 100 Tahun
Insiden Kecelakaan Bus vs Truk Boks di Mejayan Madiun, Saking Kerasnya Tabrakan Sampai Hantam Rumah Warga
Bupati, Wakil Bupati, Sekda hingga ASN Kubu Raya Olahraga Bersama di Halaman Kantor Bupati
Kuasa Hukum Ketua Bawaslu Pontianak Gugat Status Tersangka, Soroti Dugaan Abuse of Power Kejari
Hari Kedua Pencarian Kakek Hilang di Sungai Cina Melawi, Tim SAR Sisir Hingga 5 Kilometer
Rakernas Muaythai Indonesia Berlangsung Sukses, Dukungan Menguat untuk Kepemimpinan LaNyalla
Kapolresta Pontianak Tekankan Peran Pemuda dalam Jaga Stabilitas Keamanan
Perkuat Penanganan TPPO, Pemkot Pontianak Gelar Sosialisasi dan Peningkatan Kapasitas Lembaga Perlindungan Perempuan
DHD 45 Kalbar Gelar Halal Bihalal, Edi Rusdi Kamtono Wacanakan Pembangunan Museum Perjuangan
Jaga Integritas Institusi, Polres Kubu Raya Pastikan Personel Lantas Patuh Aturan Berkendara