SIBERKALIMANTAN.COM - Peredaran oli palsu sangat meresahkan karena merugikan banyak pihak termasuk konsumen dan juga kendaraan.
Kondisi ini bisa lebih parah bila konsumen tak mengerti ternyata sudah membeli oli palsu.
Seperti halnya dalam kasus pemalsuan oli mesin dan oli hidrolik merk Pertamina Meditran dan Turalik di Kabupaten Tanah Bumbu yang baru-baru ini yang diungkap Polres Tanah Bumbu
Dalam ungkap kasus pemalsuan oli di Tanah Bumbu ini, Polres Tanah Bumbu menangkap satu orang tersangka.
Dalam aksinya, diketahui tersangka melakukan pemalsuan oli dengan cara membeli lalu disimpan digudang dan dioplos kembali serta dijual.
Baca Juga: Polisi Grebek Gudang Pengoplos Oli Merk Pertamina di Tanah Bumbu
"Tersangka mengoplos oli tersebut dan menjualnya kepada masyarakat dengan harga yang murah dan sesuai orderan konsumen. kata Kapolres Tanah Bumbu, AKBP. Tri Hambodo melalui Kabag Ops Kompol Andri Hutagalung saat press release, Kamis (08/12/2022)
Sebagaimana diketahui, fungsi utama oli yaitu melumasi komponen internal mesin agar lancar bekerja saat bergesekan.
Jenis oli ditentukan banyak hal termasuk model mesin, kompresi, jenis bahan bakar dan lainnya.
Pemilik kendaraan mesti memahami bedanya oli asli dan palsu agar tak tertipu. Direkomendasikan tidak tergoda harga murah oli mesin yang ditawarkan bengkel-bengkel umum sebelum memastikan kualitasnya sesuai barang asli.
Berikut tips cari tahu keaslian oli :
1. Perhatikan Nomor Produksi dalam Kemasan
Nomor produksi selalu ada pada oli asli. Biasanya nomor produksi akan disematkan pada tutup dan bodi botol kemasan. Coba Anda bandingkan keduanya.
Apakah nomor produksi yang tertera sama? Jika sama maka bisa dipastikan bahwa oli tersebut adalah yang asli. Sebaliknya ketika nomor produksinya berbeda maka sudah pasti bahwa oli tersebut palsu.
2. Cek Apakah Botol Masih Tersegel
Jangan berhenti di nomor produksi, Anda masih harus memperhatikan botol kemasan yang digunakan.