SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA — Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kabupaten Kubu Raya periode 2025–2027 resmi dilantik pada Jumat, 28 November 2025, bertempat di Aula Kantor Bupati Kubu Raya. Pelantikan ini berlangsung khidmat.
Prosesi pelantikan dipimpin oleh Pimpinan wilayah, disaksikan langsung oleh tamu undangan dan para kader IPPNU dari berbagai kecamatan. Momen ini menjadi penanda dimulainya masa khidmat baru bagi PC IPPNU Kubu Raya dalam melanjutkan estafet perjuangan organisasi di lingkungan pelajar putri.
Sofiyeh Marzuki, Ketua PC IPPNU Kubu Raya periode 2023–2025, menyampaikan ucapan selamat dan harapan besar kepada kepengurusan yang baru.
“Sebelumnya kami ucapkan selamat atas pelantikan PC IPPNU Kubu Raya masa khidmat 2025–2027. Harapan besar kami bahwa PC IPPNU yang baru saja dilantik ini dapat menjalankan amanah organisasi dengan sebaik mungkin, serta menjadi awal kemajuan PC IPPNU Kubu Raya ke depan dengan melanjutkan perjuangan kepemimpinan sebelumnya dan juga mampu memberikan inovasi-inovasi baru untuk IPPNU yang progresif, kreatif, dan berdampak di kalangan pelajar khususnya,” ujarnya.
Baca Juga: Banjir Bandang Rendam Puluhan Kabupaten-Kota di Aceh hingga Sumbar, Total Korban Meninggal Dunia Kini Capai 303 Jiwa
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan kaderisasi, peningkatan program kerja yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pelajar masa kini, serta menghadirkan gerakan yang lebih aktif di bidang keorganisasian, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan perempuan muda.
Baca Juga: Kisah Guru NTT yang Akhirnya Jadi PPPK Usai Videonya Ditanggapi Prabowo: Sampai Tidak Bisa Berjalan, Sa Baru Berhenti Mengajar
Dengan dilantiknya pengurus baru, IPPNU Kubu Raya berkomitmen untuk terus bergerak, berinovasi, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi pelajar dan masyarakat di daerah tersebut selama dua tahun mendatang.
Artikel Terkait
DPR Dorong SIM Berlaku Seumur Hidup, Sebut Perpanjangan Hanya Membebani Publik
Suara dari Borneo: Organisasi Sipil Desak Moratorium Izin Tambang di Kalimantan
Lazismu Kalbar Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Sasar 300 Warga Pontianak
Tragedi Banjir Bandang di Kabupaten Agam Telan 74 Korban Jiwa: Tersebar pada 5 Kecamatan, 78 Orang Masih Hilang
Wamenkes Sebut Posko dan RS Darurat di Lokasi Bencana Banjir Sumatera Sudah Berdiri, Pastikan Pelayanan Kesehatan untuk Warga Terdampak
Usai Diterjang Banjir, Medan Dibayangi Isu Kelangkaan BBM Imbas Pasokan Terkendala Distribusi ke Warga
Kisah Guru NTT yang Akhirnya Jadi PPPK Usai Videonya Ditanggapi Prabowo: Sampai Tidak Bisa Berjalan, Sa Baru Berhenti Mengajar
Akhirnya Resmi Jadi PPPK, Guru PAUD Honorer 56 Tahun di NTT Ucapkan Terima Kasih kepada Prabowo
Banjir Bandang Rendam Puluhan Kabupaten-Kota di Aceh hingga Sumbar, Total Korban Meninggal Dunia Kini Capai 303 Jiwa
Langgar Aturan Keimigrasian, Rudenim Pontianak Deportasi WN Malaysia Melalui PLBN Entikong