SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Trans Kalimantan KM 32, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Insiden yang melibatkan sebuah truk tangki Crude Palm Oil (CPO) dan dump truk itu menewaskan pengemudi dump truk di lokasi kejadian.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada saat dump truk yang dikemudikan Solla melaju dari arah Pontianak menuju Tayan. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kendaraan dump truk yang juga membawa penumpang bernama Ilham tiba-tiba hilang kendali saat melintas di lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polres Kubu Raya IPTU J. Effendhy Kusuma, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menerangkan, Dump truk tersebut oleng ke arah kanan jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk tangki CPO yang dikemudikan Jumanja, dari arah Tayan menuju Pontianak. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat dan tidak memungkinkan untuk menghindar, tabrakan keras pun tak terelakkan.
“Kecelakaan pada hari Senin 10 Februari 2026 pagi itu terjadi di badan jalan Trans Kalimantan. Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi dump truk atas nama Solla meninggal dunia di tempat kejadian,” ujar Ade, Selasa 11 September 2026.
Sementara itu, penumpang dump truk, Ilham, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan pengemudi truk tangki CPO, Jumanja, mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di Puskesmas Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang.
Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Kubu Raya yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat insiden tersebut.
Satuan Lalu Lintas Polres Kubu Raya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, agar lebih berhati-hati saat berkendara di jalur Trans Kalimantan yang dikenal memiliki lalu lintas padat dan kecepatan tinggi.
“Kami mengingatkan seluruh pengendara agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, mematuhi rambu lalu lintas, serta menjaga konsentrasi saat berkendara. Jangan memaksakan diri jika lelah, karena sedikit kelalaian dapat berakibat fatal,” tegasnya.
Polisi berharap peristiwa kecelakaan maut ini menjadi pelajaran bersama agar pengguna jalan lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.
Artikel Terkait
Ingatkan Pendidikan Jadi Prioritas bagi Korban Bencana Sumatera, Pendakwah Salim A Fillah Upayakan Anak-anak Bisa Terus Belajar
Insiden Viral Keracunan Massal di SMAN 2 Kudus: Siswa Antre Panjang di Kamar Mandi, 52 Ambulan Berdatangan
Polda DIY Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman usai Jadikan Tersangka Suami yang Bela Istrinya dari Penjambret
Personel Satlantas Polres Kubu Raya Diserbu Keceriaan Siswa TK di Sungai Ambawang
KPID Kalbar Sosialisasikan Pedoman Peliputan Cap Go Meh 2026 kepada Lembaga Penyiaran
Pleno Setengah Kepengurusan Remaja Mujahidin Kalbar Evaluasi Kinerja Satu Tahun
Melalui Forum Diskusi, ISI Soroti Persaingan AS-China dan Tantangan Keamanan Kawasan Indo-Pasifik
Pengakuan Jujur Beby Prisillia yang Sempat Cemas saat Onad Terjerat Kasus Narkoba, Merasa Suaminya Tak Mampu Hidup Mandiri
PJKB Terima Kunjungan Muhibah Paguyuban Jawa Sarawak Malaysia, Dorong Kolaborasi Budaya dan Ekonomi
Cerita Warga Lampung Timur Nyebrang Sungai Pakai Perahu Gegara Proyek Jembatan Mangkrak hingga Akhirnya Direspon Bupati