Sambut Ramadhan 2026, Bupati Sujiwo, Habib Toha dan Forkopimda Membaur di Tengah Lautan Obor

photo author
Sudarsono Ocon, Siber Kalimantan
- Selasa, 17 Februari 2026 | 14:53 WIB
Meriah dan Khidmat, Pawai Obor Ramadhan Satukan Ulama, Santri dan Pemerintah Daerah
Meriah dan Khidmat, Pawai Obor Ramadhan Satukan Ulama, Santri dan Pemerintah Daerah

SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Ribuan masyarakat memadati ruas jalan mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini dihadiri langsung oleh Bupati Kubu Raya, H.Sujiwo, SE, M.Sos, Wakil Bupati, H. Sukiryanto, S.Ag, Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika bersama tokoh agama Habib Toha Aljufri, para ulama serta jajaran Forkopimda di Halaman antor Bupatiu Kubu Raya, Jalan Arteri Supadio Sungai Raya pada hari Senin 16 Februari 2026.

Cahaya obor yang menyala serempak menciptakan suasana religius yang menggambarkan kegembiraan umat Islam dalam menyambut bulan penuh berkah. Para peserta yang terdiri dari santri, pelajar, majelis taklim, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum berjalan tertib sambil melantunkan shalawat dan takbir sepanjang rute yang telah ditentukan panitia.

Baca Juga: Aksi Kemanusiaan di Tengah Kabut Asap, Polres Kubu Raya Sasar Pengendara di Pos Liong Kapuas 2026

Dalam sambutannya, Bupati Sujiwo menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang begitu besar dalam mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa jumlah peserta yang hadir hampir mencapai tiga ribu orang.

“Alhamdulillah, peserta yang hadir malam ini hampir tiga ribu orang. Ini menunjukkan semangat dan kecintaan masyarakat Kubu Raya dalam menyambut Ramadhan. Kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita jaga,” ujar Sujiwo.

Baca Juga: Viral Prestasi Siswa SD Asal Bandung yang Diundang NASA usai Raih Juara Olimpiade Sains Internasional, Koleksi 18 Medali!

Ia menambahkan bahwa pawai obor bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi simbol persatuan dan kesiapan spiritual masyarakat menjelang bulan suci.

Sementara itu, Habib Toha Aljufri menekankan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai bulan perbaikan diri dan peningkatan kualitas ibadah.

“Ramadhan adalah bulan tarbiyah, bulan pendidikan jiwa. Obor yang kita bawa malam ini melambangkan cahaya iman. Mari kita sambut Ramadhan dengan hati yang bersih, saling memaafkan, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ungkapnya.

Ia juga mengajak generasi muda dan para santri untuk mengisi Ramadhan dengan kegiatan positif seperti tadarus Al-Qur’an, shalat berjamaah, serta memperbanyak sedekah dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Salah satu peserta, Ahmad, santri dari Pondok Pesantren Raudatul Firdausy Desa Jawa Tengah, Sungai Ambawang, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari pawai obor tersebut.

Baca Juga: Bupati Sujiwo Turun Langsung Cek Stok dan Harga Sembako di Pasar Tradisional

“Alhamdulillah kami para santri merasa sangat senang bisa ikut serta. Pawai obor ini membuat kami semakin bersemangat menyambut Ramadhan. Semoga di bulan suci nanti kami bisa lebih disiplin dalam ibadah dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Ahmad.

Kegiatan pawai obor berlangsung aman dan tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Kehadiran pimpinan daerah, ulama, dan masyarakat yang berjalan berdampingan menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah dan umat dalam menjaga nilai-nilai religius serta mempererat ukhuwah Islamiyah menjelang Ramadhan 1447 H.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sudarsono Ocon

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X