Pencerahan Ramadan PWA Kalbar di Panti Asuhan Tunas Islam Rasau Jaya

photo author
Samsul Cah, Siber Kalimantan
- Jumat, 20 Maret 2026 | 14:53 WIB
Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH) melaksanakan kegiatan pencerahan di Panti Asuhan Tunas Islam Rasau Jaya
Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH) melaksanakan kegiatan pencerahan di Panti Asuhan Tunas Islam Rasau Jaya

SIBERKALIMANTAN.COM,KUBU RAYA - Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kalimantan Barat melalui Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH) melaksanakan kegiatan pencerahan di Panti Asuhan Tunas Islam Rasau Jaya pada Minggu, 15 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin MHH PWA Kalbar setiap Ramadan.

Kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi berbagai organisasi, di antaranya ALPPHIND, KALISE, HIMPAUDI, serta Posbakum PWA Kalbar.


Baca Juga: Kantor SAR Pontianak Gelar siaga SAR khusus Lebaran terpadu 1447 H / 2026 Jelang Mudik dan Libur Idul Fitri

Ketua MHH PWA Kalbar yang juga dosen hukum di Universitas Muhammadiyah Pontianak, Hazilina, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman hukum dan literasi digital kepada anak-anak panti asuhan agar mampu menghadapi tantangan di era teknologi.

“Kami ingin anak-anak panti asuhan memahami hak-hak mereka serta memiliki keberanian untuk melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, maupun perundungan, baik di dunia nyata maupun di dunia digital,” ujar Hazilina.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi secara bijak oleh generasi muda.

“Media digital harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif seperti belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri. Karena itu, penting bagi anak-anak untuk memiliki literasi digital yang baik serta memahami batasan-batasan hukum di ruang digital,” tambahnya.

Baca Juga: MW KAHMI Kalbar dan MD KAHMI Kota Pontianak Buka Puasa Bersama di Rumah Walikota Pontianak

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai moral, agama, dan etika dalam penggunaan media digital, agar anak-anak memiliki karakter yang kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh konten negatif di internet.

“Kami berharap melalui kegiatan ini tumbuh kesadaran hukum sejak dini, sehingga anak-anak memahami bahaya cyberbullying, penyebaran hoaks, dan penyalahgunaan media sosial,” lanjutnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak di Panti Asuhan Tunas Islam Rasau Jaya memiliki pengetahuan hukum dasar, kecakapan digital, serta karakter yang kuat sehingga mampu menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, tangguh, dan siap menghadapi masa depan di era digital.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Samsul Cah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X