daerah

Gelar Buka Bersama Pejuang ‘JIKIR’, Sujiwo: Kepentingan Rakyat Tetap Nomor Satu

Rabu, 11 Maret 2026 | 23:30 WIB
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama para relawan serta pejuang kemenangan pasangan "JIKIR" (Jiwo-Sukir) di kediamannya, Rabu 11 Maret 2026

SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama para relawan serta pejuang kemenangan pasangan "JIKIR" (Jiwo-Sukir) di kediamannya, Rabu 11 Maret 2026. Momen ini menjadi ajang temu kangen sekaligus penegasan komitmen pelayanan publik bagi pasangan pimpinan Kabupaten Kubu Raya tersebut.

Dalam sambutannya, Sujiwo menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pejuang "JIKIR" yang telah mencurahkan keringat hingga membuahkan kemenangan dan kepercayaan dari rakyat. Namun, ia menekankan bahwa setelah dilantik, dirinya dan Wakil Bupati merupakan milik seluruh masyarakat Kubu Raya.

Baca Juga: Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan: K.H. Mustafa Kamal Doakan Bupati Kubu Raya Tetap Amanah dan Istiqomah

Mengutamakan Sumpah Jabatan

Sujiwo menjelaskan bahwa keterbatasan waktu seringkali membuatnya tidak dapat menghadiri setiap undangan pribadi dari para pendukung, seperti acara pernikahan atau khitanan. Hal ini bukan karena lupa, melainkan karena besarnya tanggung jawab jabatan yang dipikul.

"Demi Allah, saya tidak akan pernah melupakan tetesan keringat dari teman-teman. Tetapi sekali lagi, ketika saya sudah terikat sumpah jabatan, kepentingan rakyat adalah nomor satu di atas kepentingan keluarga, golongan, pribadi, maupun kelompok, termasuk kepentingan mereka yang dulu berjuang bersama kita," tegas Sujiwo.

Membangun Emotional Bonding dengan Rakyat

Bupati berharap agar para pendukung tetap proaktif dalam mengawal pembangunan. Salah satu sarana yang digunakan adalah melalui grup pesan singkat (WhatsApp) yang beranggotakan lebih dari seribu orang sebagai ajang silaturahmi dan saling mendoakan.
​Lebih lanjut, Sujiwo mengungkapkan keinginannya untuk membangun ikatan emosional (emotional bonding) yang kuat dengan masyarakat.

Ia ingin selalu berada di tengah rakyat, baik dalam suka maupun duka. Membangun chemistry agar tata kelola pemerintahan dan pemberian instruksi menjadi lebih mudah. ​Menjadikan momentum silaturahmi sebagai cara mendekatkan pemimpin dengan warga.

Baca Juga: Momentum Ramadan dan Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Sujiwo Tekankan Sinergi Membangun Kubu Raya

Ajakan Mengawal Sisa Masa Jabatan

​Mengingat masa pengabdian yang masih menyisakan waktu sekitar empat tahun lebih, Sujiwo meminta doa dan dukungan berkelanjutan dari seluruh elemen masyarakat. Ia menyadari bahwa tantangan pembangunan ke depan akan sangat berat.

​"Mohon kiranya terus bersamai pengabdian kami. Perlu dukungan dan doa dari masyarakat Kubu Raya, khususnya teman-teman yang sudah berkeringat menghantarkan saya dan Pak Sukriyanto untuk mengemban amanah ini," pungkasnya.

Tags

Terkini