SIBERKALIMANTAN.COM - Pemerintah Desa Mantewe panen perdana pengembangan budidaya ikan nila dari bioflog melalui program ketahanan pangan dari Dana Desa tahun 2022.
Budidaya ikan sistem bioflok ini dapat menjadi pilihan masyarakat, selain bernilai ekonomis tinggi, usaha ini juga mampu memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan mewujudkan kemandirian pangan daerah.
Untuk menjaga kualitas produksi budidaya sistem bioflok ini, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan, sejak dari pemilihan bibit unggul, pengaturan air hingga pemberian pakan suplemen probiotik.
Baca Juga: Presiden Anak Yatim Indonesia HM Zairullah Lantik Pengurus Forum LKSA se-Sulawesi Selatan
Sedangkan Untuk pakannya yaitu melalui sistemnya kotoran yang dihasilkan akan diuraikan lagi oleh bakteri baik yang selanjutnya akan kembali menjadi pakan lagi.
Pemerintah Desa Mantewe pada tahun ini mengadakan 10 kolam bioflog dan menempatkan di berbagai titik di Desa yang di kelola melalui kelompok pemberdayaan masyarakat yang berjumlah 5 orang dalam 1 kelompok.
"Alhamdulillah program ketahanan pangan dari Dana Desa Tahun Anggaran 2022, dengan program pengembangan ikan nila untuk Desa Mantewe telah berjalan dengan baik ini terbukti pada hari ini kami melakukan panen perdana" kata Hengky Irawan Kades Mantewe Jum'at, (16/12/2022).
Baca Juga: Kodim 1022/Tnb Gelar Upacara Peringatan Hari Juang TNI AD ke-77
Sementara itu, Agus salah satu pengelola pengembangan ikan nila merasa sangat senang dengan adanya program ini dan berharap dengan program ini dapat membantu meningkatkan ekonomi di desa Mantewe.
"Saya bersama temen temen sangat antusias untuk belajar mengembangkan ikan nila di Desa Mantewe yang mana ikan merupakan kebutuhan pokok untuk di konsumsi bagi masyarakat melalui program ketahanan pangan" kata Agus.
Dalam kegiatan panen perdana pengembangan ikan nila hadir juga dari pihak Kecamatan Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu sebagai bentuk monitoring kegiatan ketahanan pangan di desa Mantewe.