Sindikat Copet Dari Pulau Jawa Berhasil di Tangkap, Sempat Resahkan Pengunjung Batfest

photo author
M. Khairil Ansyari, Siber Kalimantan
- Senin, 2 Januari 2023 | 16:30 WIB
Tersangka NS dan SA saat diamankan Resmob Polres Tanah Bumbu (Istimewa)
Tersangka NS dan SA saat diamankan Resmob Polres Tanah Bumbu (Istimewa)

SIBERKALIMANTAN.COM, TANAH BUMBU – Sempat meresahkan pengunjung Batulicin Festival (Batfest) 2022 yang di gelar selama lima hari di pantai Jhonlin Grup (JG), Akhirnya sindikat copet berasal dari pulau jawa dapat di bekuk.

Petugas Unit Resmob Satreskrim Polres Tanahbumbu mengamankan dua pelaku pencurian di area pelaksanaan Batulicin Festival (Batfest) Tahun 2022.

Kapolres Tanahbumbu, AKBP Tri Hambodo melalui Kasat Reskrim, AKP Endris Ary Dinindra didampingi Kasi Humas, AKP Sarianto mengungkapkan, kedua pelaku tertangkap tangan saat melakukan aksi pencopetan barang milik pengunjung Batfest 2022.

“Pelaku seorang pria dan wanita berinisial SA (56) dan MS (41) warga asal Jawa Timur,” ungkap dia di ruang kerjanya Mapolres Tanahbumbu, Senin (02/01/2023).

Baca Juga: Kapolres Tanbu dan Dandim 1022/Tnb Umbar Kemesraan, Komitmen Bangun Sinergitas

Dibeberkan dia, saat diamankan petugas unit Resmob yang dipimpin oleh Bripka Robinson, dari tangan pelaku ditemukan barang bukti 10 unit handphone hasil kejahatan.

“Barang bukti lain sempat dikirim melalui ekspedisi Tiki, kemudian oleh petugas meminta agar pengiriman dibatalkan lantaran barang hasil kejahatan. Setelah dikembalikan, ada 12 unit handphone dalam paket yang sebelumnya sudah tiba di Banjarmasin dan akan dikirim ke Jawa Timur,” beber dia.

Dijelaskan dia, penangkapan pelaku berawal dari laporan para korban pencopetan yang merupakan pengunjung Batfest Tahun 2022 di Kecamatan Simpang Empat.

“Salah satu korban ada yang sempat memvideo pelaku pria dan wanita saat beraksi. Jadi, dari video tersebut awal kita melakukan penyelidikan hingga penangkapan,” jelas dia.

Baca Juga: Sindikat Copet Dari Pulau Jawa Berhasil di Tangkap, Sempat Resahkan Pengunjung Batfest

Diduga kedua pelaku merupakan komplotan dari jaringan pencuri atau copet antar pulau yang kerap beraksi di gelaran acara besar.

“Kedua pelaku datang dari Jawa Timur, dan baru 2 hari ada di Tanahbumbu untuk beraksi sebelum akhirnya tertangkap,” terang dia.

Dikatakan dia, kedua pelaku terancam dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

“Ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tegas dia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Khairil Ansyari

Tags

Rekomendasi

Terkini

X