SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA — Atlet angkat berat asal Kabupaten Kubu Raya, Abdul Hadi, berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih medali perak pada ajang ASEAN Para Games yang digelar di Thailand. Prestasi tersebut diraih Abdul Hadi pada kelas 49 kilogram, setelah bersaing ketat dengan atlet-atlet terbaik dari negara-negara Asia Tenggara.
Saat dihubungi pada Rabu, 28 Januari 2026, Abdul Hadi mengungkapkan rasa bangganya meskipun belum berhasil meraih medali emas. Ia mengakui masih belum mampu mengalahkan rival utamanya dari Vietnam, yang merupakan atlet paralimpik berpengalaman.
“Saya sangat bangga, meskipun belum bisa mengalahkan rival saya dari Vietnam. Dia salah satu atlet paralimpik. Sudah tiga kali saya bertemu dengannya, baik di multi event maupun single event, dan hampir di setiap kejuaraan kami selalu bertemu,” ujar Abdul Hadi.
Menurutnya, persaingan dengan atlet Vietnam tersebut justru menjadi motivasi besar untuk terus berkembang. Ia menegaskan akan tetap konsisten bertanding di kelas 49 kilogram dan tidak gentar menghadapi lawan-lawan yang pernah meraih gelar juara paralimpik.
“Di event apa pun dan kejuaraan apa pun, saya akan tetap bersaing dengan lawan-lawan yang pernah juara paralimpik atau paralimpiade. Itu jadi tantangan sekaligus motivasi bagi saya,” tambahnya.
Abdul Hadi juga menilai ASEAN Para Games sebagai batu loncatan penting menuju level yang lebih tinggi, baik Asian Para Games maupun Paralimpiade. Ia menyebutkan bahwa pada pertandingan final, selisih angkatan dengan atlet Vietnam hanya terpaut 1 kilogram.
“ASEAN Para Games ini sangat penting sebagai batu loncatan ke Asia dan Paralimpiade. Meskipun belum bisa membawa pulang medali emas karena selisih 1 kilogram saja, saya akan terus bersaing di level dunia,” jelasnya.
Ia optimistis Asia masih memiliki banyak atlet berpotensi untuk tampil di Paralimpiade 2028, dan dirinya berkomitmen untuk terus bekerja keras demi bisa lolos dan mengharumkan nama Indonesia.
“Saya akan terus kerja keras dan berjuang sampai bisa lolos ke Paralimpiade 2028,” pungkas Abdul Hadi.
Artikel Terkait
Setengah Badan Jalan Dipenuhi Kerikil Berserakan, Viral Seorang Guru di Sangatta Utara Curhat Siswanya Jadi Korban: Ini Bahaya Sekali
Direktur Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia Paparkan Visi-Misi Lima Tahun ke Depan
Gugat UU LLAJ ke MK soal Pengendara Merokok di Jalan, Mahasiswa UMY Dapat Dukungan Warganet: Akhirnya Ada yang Mewakili Masyarakat
Atlet Kubu Raya Sumbang Tiga Medali di ASEAN Para Games Thailand 2026
Lazismu Kalbar Gelar Rakerwil 2026, Perkuat Inovasi Sosial Berkelanjutan
Karhutla di Kubu Raya Masuki Hari ke-12, Api Merembet Dekati Jalan Raya di Desa Kuala
PLN Pontianak Gelar Donor Darah Peringati Bulan K3 Nasional 2026
Wacana Polri di Bawah Kementerian Disorot, Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Tolak Keras
Kantor SAR Pontianak Gelar SAR Go To School, Tanamkan Keselamatan Sejak Dini
Hadiri Musrenbang Kuala Mandor B, Derahman Tegaskan Aspirasi Warga Harus Jadi Prioritas Pembangunan