nasional

Cerita Korban Banjir Desa Geudumbak Aceh Utara, Bertahan di Pohon Kelapa saat Air Menerjang: Sehari Semalam Tanpa Makan dan Minum

Rabu, 25 Februari 2026 | 14:57 WIB
Cerita Reza, anak dari Desa Geudumbak, Aceh Utara saat banjir datang pada akhir November 2025. (Instagram/rumahzakat)

SIBERKALIMANTAN. COM - Hampir 3 bulan sejak bencana hidrometeorologi yang terjadi di Sumatera, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 26 November 2025 lalu masih menyisakan kedukaan bagi para penyintas.

Kenangan saat mencoba bertahan hidup ketika banjir datang juga masih membekas dalam ingatan.

Cerita tentang momen menyelamatkan diri kala itu dibagikan oleh seorang anak dari Desa Geudumbak, Aceh Utara.

Bertahan di Atas Pohon Kelapa Tanpa Makanan dan Minuman

Seorang anak bernama Reza, menceritakan saat dirinya naik ke atas pohon kelapa untuk menghindari banjir.

Baca Juga: Menyoroti Viralnya Keluhan Warga soal Telur Rebus MBG Ada Kotoran Ayam di Magetan, Komplain agar Pelaksanaan Lebih Baik

Dalam ceritanya itu, Reza mengatakan bahwa sebelumnya sudah berusaha untuk menyelamatkan diri ke loteng rumah, tapi air terus naik.

“Waktu itu main-main dulu di rumah, airnya makin naik terus pergi ke rumah nenek, airnya makin tinggi,” ucap Reza dalam video yang diunggah oleh @rumahzakat, dikutip pada Rabu, 25 Februari 2026.

“Aku naik ke loteng terus naik ke pohon kelapa. Sehari semalam bertahan di pohon, nggak makan dan nggak minum. Nenek jatuh dari pohon karena nenek darah tinggi terus pingsan, habis itu jatuh. Pas ditolongin nggak bisa lagi,” imbuhnya.

Kini Bisa Berkumpul Bersama Keluarga Pascabencana

Saat bencana itu, Reza kehilangan sang nenek setelah ayahnya sudah lebih dulu meninggal dunia.

“Sekarang tinggal sama kakek, sama mama, sama adik. Ayah sudah meninggal,” ujarnya.

Baca Juga: FEBI IAIN Pontianak Perpanjang Kerja Sama dengan BEI, Perkuat Ekosistem Pasar Modal Syariah

Reza mengatakan saat ini dirinya hanya bisa mengirim doa kepada sang ayah ketika merasa rindu.

“Kalau kangen ayah, kirim doa saja. Saya juga doakan mama sehat selalu, panjang umur, dimudahkan rezeki dan jauh dari marabahaya,” tukasnya.

Kondisi Desa Geudumbak, Aceh Utara

Halaman:

Tags

Terkini