SIBERKALIMANTAN. COM - Hampir 3 bulan sejak bencana hidrometeorologi yang terjadi di Sumatera, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 26 November 2025 lalu masih menyisakan kedukaan bagi para penyintas.
Kenangan saat mencoba bertahan hidup ketika banjir datang juga masih membekas dalam ingatan.
Cerita tentang momen menyelamatkan diri kala itu dibagikan oleh seorang anak dari Desa Geudumbak, Aceh Utara.
Bertahan di Atas Pohon Kelapa Tanpa Makanan dan Minuman
Seorang anak bernama Reza, menceritakan saat dirinya naik ke atas pohon kelapa untuk menghindari banjir.
Baca Juga: Menyoroti Viralnya Keluhan Warga soal Telur Rebus MBG Ada Kotoran Ayam di Magetan, Komplain agar Pelaksanaan Lebih Baik
Dalam ceritanya itu, Reza mengatakan bahwa sebelumnya sudah berusaha untuk menyelamatkan diri ke loteng rumah, tapi air terus naik.
“Waktu itu main-main dulu di rumah, airnya makin naik terus pergi ke rumah nenek, airnya makin tinggi,” ucap Reza dalam video yang diunggah oleh @rumahzakat, dikutip pada Rabu, 25 Februari 2026.
“Aku naik ke loteng terus naik ke pohon kelapa. Sehari semalam bertahan di pohon, nggak makan dan nggak minum. Nenek jatuh dari pohon karena nenek darah tinggi terus pingsan, habis itu jatuh. Pas ditolongin nggak bisa lagi,” imbuhnya.
Kini Bisa Berkumpul Bersama Keluarga Pascabencana
Saat bencana itu, Reza kehilangan sang nenek setelah ayahnya sudah lebih dulu meninggal dunia.
“Sekarang tinggal sama kakek, sama mama, sama adik. Ayah sudah meninggal,” ujarnya.
Baca Juga: FEBI IAIN Pontianak Perpanjang Kerja Sama dengan BEI, Perkuat Ekosistem Pasar Modal Syariah
Reza mengatakan saat ini dirinya hanya bisa mengirim doa kepada sang ayah ketika merasa rindu.
“Kalau kangen ayah, kirim doa saja. Saya juga doakan mama sehat selalu, panjang umur, dimudahkan rezeki dan jauh dari marabahaya,” tukasnya.
Kondisi Desa Geudumbak, Aceh Utara
Artikel Terkait
Semarak Ramadan 1447 H, Aisyiyah Kubu Raya Berbagi Pakaian Layak Pakai untuk Warga
Bawaslu Kalbar Gandeng Kanwil Kemenag Perluas Edukasi Pengawasan Demokrasi
Ramadan Penuh Kebersamaan, Festival Mancing Kubu Raya Satukan Warga Jelang Berbuka
Sujiwo Tekankan Kedekatan Emosional Pemerintah dan Masyarakat Saat Safari Ramadan di Parit Baru
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam KM Dharma Ferry II
Kapolres Kubu Raya Klarifikasi Kasus Viral “Kakek Jadi Tersangka”: Proses Hukum Sudah Sesuai Prosedur dan Diuji Praperadilan
Ribuan Warga Sumenep Booking Tempat Tarawih Sejak Siang, Ternyata Ada Tradisi Tahunan Bagi-bagi Amplop Rp300 Ribu
FOMDA Kalbar Soroti Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Dorong Fase Akselerasi
FEBI IAIN Pontianak Perpanjang Kerja Sama dengan BEI, Perkuat Ekosistem Pasar Modal Syariah
Menyoroti Viralnya Keluhan Warga soal Telur Rebus MBG Ada Kotoran Ayam di Magetan, Komplain agar Pelaksanaan Lebih Baik