SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA — Suasana sore di halaman Kantor Bupati tampak ramai pada Senin, 23 Februari 2026. Ratusan warga memadati area kolam dalam rangka mengikuti Festival Mancing Sambil Ngabuburit yang digelar selama bulan Ramadan.
Kegiatan ini disambut antusias masyarakat. Rata-rata sekitar 50 peserta hadir setiap harinya untuk memancing ikan nila sambil menunggu waktu berbuka puasa. Sejak pukul 15.00 WIB, para pemancing sudah bersiap dengan peralatan masing-masing, menikmati suasana ngabuburit yang santai namun tetap dipenuhi semangat kompetisi.
Panitia menetapkan batas maksimal tujuh ekor ikan nila per orang. Aturan tersebut diterapkan agar seluruh peserta mendapat kesempatan yang sama untuk merasakan keseruan memancing di kolam yang telah disediakan.
Baca Juga: Bawaslu Kalbar Gandeng Kanwil Kemenag Perluas Edukasi Pengawasan Demokrasi
Selain menjadi ajang silaturahmi dan hiburan menjelang waktu berbuka, festival ini juga semakin meriah dengan adanya hadiah bagi peserta yang berhasil memperoleh ikan dengan total berat terbesar.
Salah satu peserta yang beruntung adalah Rahmat, warga Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya. Ia berhasil mendapatkan tujuh ekor ikan nila dengan total berat mencapai 1,5 kilogram. Atas pencapaiannya tersebut, Rahmat berhak membawa pulang hadiah berupa kipas angin.
“Alhamdulillah, saya sangat senang dan tidak menyangka bisa mendapatkan hadiah. Terima kasih kepada Bapak Bupati Sujiwo yang sudah menyediakan tempat untuk memancing. Selain bisa ngabuburit, ikan hasil pancingan ini juga bisa digunakan untuk berbuka puasa bersama keluarga,” ujar Rahmat kepada awak media.
Baca Juga: 20 Mahasiswa UMY Tuntaskan KKN di Pontianak, PWM Kalbar Harap Pengabdian Berlanjut ke Daerah Lain
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang.
“Kalau bisa, event seperti ini diadakan setiap tahun. Selain menambah semangat Ramadan, juga mempererat kebersamaan antarwarga,” tambahnya.
Festival Mancing Sambil Ngabuburit ini menjadi warna tersendiri dalam rangkaian kegiatan Ramadan tahun ini. Tidak hanya menghadirkan keceriaan dan semangat kebersamaan, tetapi juga membawa keberkahan bagi masyarakat Kubu Raya yang turut serta dalam kegiatan tersebut.
Artikel Terkait
Kasus Meninggalnya Bocah 12 Tahun di Sukabumi, Ayah Kandung NS Sebut Istrinya Pernah Melakukan Tindakan Penganiayaan Setahun Lalu
Ayah NS Ceritakan Momen saat Beri Uang Rp50 Ribu Sebelum Kembali ke Pondok, Ungkap Cita-cita sang Anak yang Ingin jadi Kiai
Bupati Kubu Raya Sujiwo Gelar Buka Puasa Bersama Forkopimda, Perkuat Sinergi Antar Lembaga
Ketua RT di Banjarnegara Diduga Bertahun-tahun Rekam Tetangganya Mandi, Anak Korban Sebut Laporan Polisi Tak Ada Kejelasan: Harus Viralkan Kasus Ini
Fenomena Lubang Raksasa di Aceh Tengah: Jalan Alternatif Warga Sudah Ditutup hingga BRIN yang Menolak Menyebut Sebagai Sinkhole
3 Bulan Pascabanjir, Warga Desa Sulum di Aceh Tamiang Masih Bertahan dengan Air Sungai yang Keruh untuk Kebutuhan Sehari-hari
20 Mahasiswa UMY Tuntaskan KKN di Pontianak, PWM Kalbar Harap Pengabdian Berlanjut ke Daerah Lain
LPDP Beberkan Riwayat Studi DS usai Viral Postingan ‘Cukup Saya WNI, Anak Jangan’ di Jagat Medsos
Semarak Ramadan 1447 H, Aisyiyah Kubu Raya Berbagi Pakaian Layak Pakai untuk Warga
Bawaslu Kalbar Gandeng Kanwil Kemenag Perluas Edukasi Pengawasan Demokrasi