Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara menjadi salah satu wilayah terdampak parah saat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.
Air banjir yang menerjang Desa Geudumbak membawa kayu gelondongan, membuat banyak rumah warga hancur.
Baca Juga: FOMDA Kalbar Soroti Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Dorong Fase Akselerasi
Beberapa waktu lalu, tumpukan kayu di Desa Geudumbak sempat terbakar, diduga karena cuaca panas di Aceh Utara.
Adapun untuk pemulihan perbaikan rumah penyintas bencana, Pemerintah Pusat memberikan bantuan untuk Provinsi Aceh yang ditujukan kepada 15.789 Kepala Keluarga (KK).
Total bantuan yang diberikan sekitar Rp341,7 miliar, mencakup 8.796 rumah rusak ringan dan 6.993 rumah rusak sedang yang tersebar di sembilan kabupaten/kota.