“Saya tidak akan mengulangi lagi kesalahan tersebut di kemudian hari,” lanjutnya.
Kepala SPPG Sidanegara 2 Cilacap, Hanif, juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia karena unggahan konten tersebut.
“Saya menyadari bahwa penderitaan di Palestina tidak akan pernah bisa dibandingkan dengan apapun. Tanpa pembelaan diri, terima kasih atas pengingatnya, kami minta maaf sebesar-besarnya,” tuturnya lagi.
Kecaman dari Warganet, Dinilai Tak Punya Empati
Sementara itu, pada unggahan di akun X @dosenkesmas, video tersebut ditanggapi warganet hingga lebih dari seribu reply dan 2.300 quote retweet.
Tak sedikit warganet yang menyebut konten tersebut tak memiliki empati karena membandingkan dua hal yang berbeda.
“Membandingkan kondisi normal dengan krisis sangat tidak apple to apple dan tidak tepat. Apalagi itu krisis kemanusiaan di Palestina yang sangat sensitif,” tulis akun @zer****e
“Idenya nggak banget, dibuat seolah-olah bersyukur karena ada MBG. Coba bangun narasi membandingkan dengan pihak lain yang nggak berkecukupan,” tulis akun @imp***I
“Krisis kemanusiaan dan genosida malah dijadiin alibi buat konten bersyukur,” tulis akun @jal****_
“Kok seakan-akan oknum SPPG seperti menantang atau memancing kemarahan dan perpecahan grass root ya? Khawatirnya ini di-setting buat memecah rakyat dan bikin situasi nggak kondusif,” tulis akun @Aza****o
“Jahat banget bandingin sama korban perang yang lagi krisis pangan,” tulis akun @noz***m
*
Artikel Terkait
Detik-detik Kecelakaan Maut di Kubu Raya: Minibus Hilang Kendali Sebelum Tabrak Truk
Suara Warga Batu Ampar: Harapan Haikal Agar Harga Tiket Speedboat Kembali Normal
Kecelakaan Maut di Jalan Angkasa Pura II Kubu Raya: Pemotor Tewas Usai Terjun ke Parit
Beredar Video Kakek yang Diduga Lecehkan Seorang Wanita di Jalanan Sukabumi, Korban: Hampir Mau Dibunuh
Beberkan Bukti OTT, KPK Bongkar Total Dugaan Suap yang Diterima Bupati Rejang Lebong Capai Rp1,75 Miliar
Jadi Perdebatan Panas Warganet, Menu Donat SPPG Duta Lere Palu Tuai Sorotan
Harga BBM Eceran di Rasau Jaya Tembus Rp15 Ribu, Pengecer: Kami Ambil dari Tangan Ketiga
Open House Kaban Kesbangpol Jadi Ruang Silaturahmi Lintas Etnis di Kubu Raya
Kubu Raya Membara! 20 Hektare Lahan Gambut Hangus, Polisi-Manggala Agni Berjibaku Jinakkan Api
Setelah Klarifikasi Buang Sampah di Tol, Kini Warganet Soroti Admin Bus Madu Kismo: Setidaknya Akui Kesalahan, Bukan Malah Ngegas!