SIBERKALIMANTAN.COM, KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan dan memperkuat kerukunan antarumat beragama melalui pelaksanaan Operasi Pasar Murah menjelang Natal dan Tahun Baru.
Kegiatan tersebut digelar di Gereja St. Agustinus, Jalan Adisucipto Desa Parit Baru, Senin 8 Novermber 2025, dan langsung ditinjau oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo.
Operasi Pasar ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok, di antaranya 5 ton beras premium, 200 kilogram gula pasir, dan 200 liter minyak goreng.
Baca Juga: Masjid Raya Mujahidin Kalimantan Barat Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Sumatera
Paket sembako tersebut diperuntukkan bagi masyarakat Kecamatan Sungai Raya, khususnya jemaat Gereja St. Agustinus serta warga sekitar Desa Parit Baru. Pemerintah juga memberikan apresiasi kepada pihak gereja yang telah membuka akses dan menyediakan fasilitas untuk pelaksanaan kegiatan.
Bupati Sujiwo menjelaskan bahwa gereja tersebut menjadi titik kedua pelaksanaan Operasi Pasar setelah sebelumnya kegiatan serupa digelar dalam rangka Gerakan Pangan Murah di Paroki Santo Fidelis Kecamatan Sungai Ambawang.
Baca Juga: Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100% Pascabencana
Ia memastikan bahwa Operasi Pasar berikutnya akan dilaksanakan di Desa Sungai Ambawang Kuala dan Desa Sungai Raya Dalam, dua wilayah dengan jumlah warga Nasrani yang cukup besar.
Dalam kegiatan itu, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp46.000 per paket sembako.
“Subsidi dari pemerintah memang tidak besar, semula Rp21.000. Tetapi khusus hari ini saya tambahkan lagi Rp25.000 sehingga totalnya Rp46.000. Mudah-mudahan ini cukup meringankan beban masyarakat yang akan merayakan Natal,” kata Sujiwo.
Ia menegaskan bahwa pemilihan gereja sebagai lokasi Operasi Pasar bukan sekadar pertimbangan teknis, tetapi juga bentuk komitmen pemerintah dalam merawat keberagaman.|
“Pemerintah harus hadir di semua umat, apakah Nasrani, Muslim, Hindu, Buddha, atau Konghucu. Kita hadir untuk membantu dan menjaga keberagaman sebagai kekuatan kita,” ujarnya.
Sujiwo menambahkan bahwa menjelang hari besar keagamaan, permintaan masyarakat terhadap bahan pokok biasanya meningkat sehingga berpotensi memicu inflasi.
Baca Juga: Bawaslu Kubu Raya Terima Muhammadiyah Award di Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah
Operasi Pasar menjadi langkah konkret pemerintah untuk mengendalikan harga sekaligus memastikan ketersediaan pasokan pangan tetap stabil.
Kegiatan berlangsung lancar dan disambut antusias oleh warga yang berharap program serupa terus diperluas ke wilayah lainnya. Operasi Pasar ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus memperkuat pesan toleransi dan kebersamaan di Kubu Raya.
Artikel Terkait
Kisah Guru NTT yang Akhirnya Jadi PPPK Usai Videonya Ditanggapi Prabowo: Sampai Tidak Bisa Berjalan, Sa Baru Berhenti Mengajar
Bawaslu Kubu Raya Terima Muhammadiyah Award di Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah
Hidimu Kalbar Resmi Dilantik, Muhammadiyah Siapkan Langkah Besar untuk Gerakan Inklusi Disabilitas
Gembong Sabu 5 Triliun Dibekuk di Kamboja, BNN: Ini Penyelamatan 8 Juta Jiwa
Pohon di Bandung akan Diberi KTP untuk Tingkatkan Keselamatan Warga
Kalam Spesial Remaja Mujahidin Ajak Anak Muda Jaga Kebiasaan Qur’an dan Kesehatan Mental
Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100% Pascabencana
PLN Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan Sumut 100 Persen! Sumut Kembali Menyala
Yayasan Sepakat Gelar Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual di SMP Negeri 13 Pontianak
Masjid Raya Mujahidin Kalimantan Barat Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Sumatera